Terminal Wisata Terpadu akan Dibangun di Majalengka, Layani Perjalanan ke Berbagai Tempat Wisata
Pemkab Majalengka berencana membangun Terminal Wisata Terpadu di Kecamatan Sindangwangi yang terkenal dengan wisata alamnya yang indah.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Hermawan Aksan
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Pemkab Majalengka berencana membangun Terminal Wisata Terpadu di Kecamatan Sindangwangi yang terkenal dengan wisata alamnya yang indah.
Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana, mengatakan, terminal itu bakal menyediakan angkutan atau shuttle khusus yang melayani perjalanan antardestinasi wisata di Kecamatan Sindangwangi.
Bahkan, pihaknya menargetkan shuttle tersebut tidak hanya beroperasi di Kecamatan Sindangwangi, tetapi melayani perjalanan antardestinasi wisata unggulan di Kabupaten Majalengka.
"Jadi, konsepnya seperti trip paket wisata ke berbagai destinasi wisata unggulan yang dapat dipilih sesuai keinginan wisatawan," kata Tarsono D Mardiana saat ditemui seusai Talkshow GenBI Peduli Potensi Daerah (Genpesida) di Curug Cipeuteuy, Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, Kamis (7/12/2023).
Ia mengatakan, paket perjalanan wisata juga akan disiapkan sebagai rute shuttle tersebut yang menawarkan berbagai destinasi pariwisata unggulan di Kabupaten Majalengka.
Misalnya, perjalanan dari Desa Wisata Bantaragung, Situ Cipanten Sindang, Cikadongdong River Tubing, Terasering Panyaweuyan, dan finish di Ciboer Pass serta rute sebaliknya.
"Tinggal disiapkan paket trip wisatanya ke mana saja yang sesuai keinginan para traveler sehingga ada banyak pilihan rute perjalanannya," ujar Tarsono D Mardiana.
Pihaknya mengakui, keberadaan terminal wisata itu sebagai fasilitas untuk menopang konsep Kawasan Wisata Sindangwangi (Kawitwangi) yang dicanangkan Pemkab Majalengka.
Selain itu, shuttle bus yang melayani perjalanan wisata tersebut bertujuan untuk mengatasi kelemahan destinasi wisata Majalengka dari sisi transportasi dan akses jalan yang kurang lebar.
Ia menyampaikan, trip wisata yang disiapkan juga harus mengakomodasi wisata alam, wisata kuliner, dan wisata oleh-oleh khas Kabupaten Majalengka.
"Ini termasuk dalam rencana jangka panjang pengembangan sektor pariwisata Kabupaten Majalengka. Konsepnya sudah ada, tinggal pelaksaannya," kata Tarsono D Mardiana. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Objek-wisata-Curug-Leles-di-Majalengka-Jawa-Barat.jpg)