Kamis, 9 April 2026

Berhasil Bawa GIIAS ke Bandung, Bapenda Jabar Punya Proyeksi Pendapatan Daerah

Untuk pertama kalinya Kota Bandung terpilih sebagai tuan rumah. GIIAS 2023 series Bandung digelar pada 22-26 November mendatang

|
istimewa
Kabid Perencanaan dan Pengembangan Bapenda Jabar, Dedi Mulyadi (tengah) pada acara diskusi Road to GIIAS Bandung, di Kantor Bapenda Jabar, Jumat (17/11). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat terus berupaya merealisasikan target pendapatan daerah dari tahun ke tahun. Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) pun dinilai sebagai salah satu implementasi dari konsep yang sudah disusun.

Kabid Perencanaan dan Pengembangan Bapenda Jabar, Dedi Mulyadi, mengatakan GIIAS adalah salah satu acara pameran otomotif terbesar di Indonesia.

Bapenda terus melakukan pendekatan sekaligus mendorong agar penyelenggaraannya bisa dilaksanakan di wilayah Jawa Barat.

Akhirnya, pada tahun ini, untuk pertama kalinya Kota Bandung terpilih sebagai tuan rumah. GIIAS 2023 series Bandung digelar pada 22-26 November mendatang di Sudirman Grand Ballroom.

“Bapenda mendorong GIIAS ini bisa diselenggarakan di Bandung. Ini menjadi sebuah kebanggaan dan diharapkan bisa berdampak baik pada pelaku industri atau pecinta otomotif di Jawa Barat,” ucap dia dalam diskusi Road to GIIAS Bandung, di Kantor Bapenda Jabar, Jumat (17/11).

“Yang kedua, proyeksi kami, nilai transaksi selama lima hari penyelenggaraan GIIAS di Bandung itu di angka Rp 1 sampai 2 Triliun. Jika terealisasi, akan ada pajak yang kita terima untuk pendapatan daerah,” katanya.

Kepala Bapenda Jabar, Dedi Taufik mengatakan bahwa upaya membawa GIIAS diselenggarakan di Jawa Barat bukan tanpa alasan. Ini adalah salah satu implementasi Community Engagement dengan konsep Matching Programme, Matching Fund dan Matching Promotions.

Lalu, menurut dia, pertumbuhan kendaraan di provinsi berjuluk tanah tatar sunda ini masih sangat baik.

“Kendaraan mobil dan motor yang terdaftar di Jabar ini totalnya 25,3 juta unit. Dari jumlah itu 18 persen roda empat. Penambahan kendaraan dalam satu tahun berada di angka satu juta unit,” kata Dedi.

“Kemudian, mayoritas pendapatan itu berasal dari pajak kendaraan bermotor, bea balik dan lain sebagainya. Membawa GIIAS ke Bandung adalah bagian dari upaya-upaya untuk merealisasikan target yang sudah dicanangkan,” katanya.

Tahun ini, Bapenda menargetkan pendapatan daerah kurang lebih Rp 34 triliun.

Sejauh ini, hingga tanggal 11 November 2023 angka realisasinya sudah di angka 85 persen.

“Upaya untuk merealisasikan target sudah mencapai 85 persen. Kami optimistis hingga akhir tahun target bisa tercapai,” katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved