3 Hari Dicari, Pemancing yang Tercebur di Irigasi Tarum Timur Ditemukan, Identitas Belum Diketahui
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar dan TNI-POLRI, serta dibantu para relawan akhirnya berhasil menemukan korban.
Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Tiga hari melakukan pencarian, pemancing yang tercebur dan hanyut terserat aliran Saluran Irigasi Tarum Timur.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar dan TNI-POLRI, serta dibantu para relawan akhirnya berhasil menemukan korban.
Jasad pria yang identitasnya belum diketahui itu berhasil diepakuasi tim BPBD Subang di pintu air Sipon Cigadung Desa Simpar Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang, Minggu (5/11/2023) sekitar pukul 13.00 WIB
Fungsional Muda Kebencanaan BPBD Subang, Tommy Hidayat, mengatakan 3 hari lalu kami mendapatkan laporan dari Polsek Pagaden terkait adanya orang tenggelam di pintu air Sungai Irigasi Tarum Timur di Kawasan situ Baeud.
"Tim BPBD dan Damkar dibantu warga melakukan pencarian dihari pertama dan kedua tak membuahkan hasil," katanya
Namun hari ini, memasuki hari ketiga pencarian, korban akhirnya berhasil kami temukan di kawasan pintu air sipon Cigadung Desa Simpar Kecamatan Cipunagara
" Korban ditemukan sudah tak bernyawa ditumpukan eceng gondong, selanjutnya korban kami evakuasi dan dibawa ke puskesmas terdekat," katanya
Hingga berita ini saat ini, dentitas korban belum diketahui.
Namun bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga diharapkan segera menghubungi pihak BPBD atau Kepolisian Polsek Pagaden.
"Atas telah ditemukannya jasad pria tenggelam itu, pihak BPBD Subang mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya, agar segera menghubungi aparat terkait," ucapnya
Sebelumnya diketahui, pada Kamis 2 November 2023 pukul 12.00 Wib telah terjadi orang tenggelam dan terbawa arus Sungai Tarum Timur di Pintu Air Situ Baeud Desa Pagaden Kecamatan Pagaden.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Pagaden yang diteruskan kepada tim BPBD Subang untuk dilakukan pencarian korban.
Berdasarkan keterangan saksi Lulu(41) warga Desa Karangsari Kecamatan Pagaden, mengaku mendengar korban minta tolong dan melihat si korban terbawa arus, setelah itu korban tidak terlihat lagi.
"Korban sebelumnya sempat duduk di jembatan lagi memancing, diperkirakan korban terjatuh dari jembatang hingga tenggelam dan terseret arus,"ucapnya
Lulu juga mengaku dirinya tak mengenali korban yang tercebur saat sedang mancing diatas jembatan tarum timur tersebut.
"Saya tak kenal dengan korban, kayanya bukan orang sini, korban kayanya saat itu sedang mancing duduk diatas jembatan," ungkapnya(*)
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Subang, Ahya Nurdin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pintu-air-sipon.jpg)