Warga Desak CFD Buah Batu Kota Bandung Dibuka Lagi, Ada Ratusan UMKM Menunggu

Andri menyebut, 9 tahun berjalan sebelum pandemi covid, CFD Buahbatu selalu berjalan aman dan tertib.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Seorang warga menggunakan otopet listrik atau skuter listrik di area Car Free Day (CFD) Dago, Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Minggu (27/10/2019). para pelaku UMKM itu berkeinginan pemerintah kota Bandung bisa segera membuka kembali CFD Buahbatu, seperti halnya CFD Dago, atau pasar tumpah yang ada di Monju dan Tegallega. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak 450 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tercatat mencari nafkah dalam kegiatan Car Free Day (CFD) Buah Batu, Kota Bandung sebelum adanya penutupan lantaran pandemi Covid-19.

Kini, para pelaku UMKM itu berkeinginan pemerintah kota Bandung bisa segera membuka kembali CFD Buahbatu, seperti halnya CFD Dago, atau pasar tumpah yang ada di Monju dan Tegallega.

Ketua Karang Taruna Kota Bandung, Andri Gunawan pun mencoba meneruskan harapan atau keinginan para pelaku UMKM ini.

Kata Andri, ada anggota Karang Taruna Kota Bandung pula yang berusaha mencari penghasilan lewat berjualan di CFD Buahbatu.

Andri menyebut, 9 tahun berjalan sebelum pandemi covid, CFD Buahbatu selalu berjalan aman dan tertib.

"Kami memohonkan harapan pelaku UMKM itu kepada Pemerintah Kota Bandung agar membolehkan CFD Buahbatu kembali berjalan," katanya saat ditemui di Jalan Tera, Selasa (24/10/2023).

Dia menjelaskan, pemerintah kota Bandung menghentikan sementara CFD Buahbatu seperti titik-titik aktivitas lain saat penanganan pandemi Covid-19.

Setelah Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, kemudian menyusul Pemerintah Indonesia yang mencabut status darurat pandemi covid-19, maka titik aktivitas di Kota Bandung pun kembali berjalan satu per satu.

"Misal, CFD Dago, Taman Tegallega, kawasan Gasibu sudah kembali berjalan. Namun, CFD Buahbatu belum juga kembali dibolehkan berjalan."

"Padahal, CFD Buahbatu minim dampak lalu lintas, mengingat akses jalan alternatif di wilayah itu terbilang banyak. Jam operasionalnya pun singkat dari pukul 06.00-10.00 WIB. Itu pun sekali dalam satu pekan," ucapnya.

Andri menilai, pembukaan kembali CFD Buahbatu justru bisa menghadirkan banyak manfaat, termasuk menunjang pertumbuhan ekonomi, semisal menjadi sarana rekreasi dan olahraga bagi warga dan peluang ekonomi rakyat. 

"Pemkot Bandung juga bisa memanfaatkan aktivitas CFD Buahbatu untuk menyosialisasikan penanganan sampah berbasis komunitas untuk menanggulangi kondisi yang masih bersatus darurat."

"Saat Pemkot Bandung membolehkan CFD Buahbatu kembali berjalan, warga Kota Bandung pun memiliki pilihan untuk menjaga kesehatan dengan berolahraga, tak hanya yang di Dago," katanya. 

Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Asep Kuswara mengatakan jika peluang pembukaan CFD Buahbatu masih dalam tahapan pembahasan dan sosialisasi aturan.

"CFD Buahbatu kembali dibuka saat semua pihak sepakat," ucap Asep. (*)

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved