Sabtu, 11 April 2026

Warga Bandung Diimbau Waspada Potensi Bencana Kebakaran, Maksimalkan Peran Relawan

Dia pun meminta para lurah dan camat memaksimalkan peran relawan di kewilayahan untuk melakukan langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran.

Tribun Jabar/ Muhamad Nazmi Abdurrahman
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna meminta masyarakat waspada potensi bencana kebakaran, utamanya saat musim kemarau.

Menurut Ema, bencana kebakaran di Bandung masuk kategori cukup tinggi.

Ema menginstruksikan ke aparat kewilayahan untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai mitigasi bencana kebakaran.

Dia pun meminta para lurah dan camat memaksimalkan peran relawan di kewilayahan untuk melakukan langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran.

"Saya minta camat dan lurah optimalkan seluruh relawan dalam kebencanaan utamanya kebakaran agar terus mengingatkan masyarakat untuk waspada dan antisipasi jangan sampai teledor dan sehingga mengakibatkan kebakaran apalagi masih masuk dalam musim kemarau," katanya, Senin (16/10/2023) di Balaikota.

Ema meminta Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung meningkatkan kewaspadaan terutama menghadapi potensi bencana lainnya.

"Kewaspadaan di musim kemarau ini sangat penting. Diskar diharapkan terus meningkatkan kewaspadaan melakukan antisipasi. Apalagi dengan terpaaan angin lebih kencang," katanya.

Baca juga: Kemarau Panjang, Unisba Gelar Salat Istisqa dan Doa Bersama, Mohon Diturunkan Hujan Penuh Berkah

Sekretaris Diskar PB Kota Bandung, Iwan Rusmawan mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi kebakaran di tengah musim kemarau. Dia pun mengajak masyarakat untuk mengecek seluruh saluran-saluran listrik.

"Hati-hati saluran listrik, charger, kompor dan sebagainya," ujarnya.

Tidak hanya itu, dia mengimbau masyarakat untuk menghindari membakar sampah saat terik matahari sebab cepat merambat. Selain itu, antisipasi alang-alang terbakar.

Iwan mengungkapkan, mayoritas kebakaran di Kota Bandung didominasi oleh korsleting listrik. Untuk itu, dia mengimbau masyarakat untuk mengecek saluran listrik sebab memiliki masa waktu.

"Mayoritas korsleting, kami edukasi ke teman-teman, kabel itu ada umurnya," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved