Sarimukti Riwayatmu Kini
Sarimukti merupakan tempat pembuangan dan pengolahan akhir sampah (TPPAS) yang terletak di Kabupaten Bandung Barat
Memang dibutuhkan keseriusan sekaligus kehati-hatian untuk lelang investasi semacam itu. Bahkan, Ketua KPK Firli Bahari mengingatkan langsung di ruang paripurna DPRD Provinsi Jabar agar proyek tersebut dilakukan dengan ekstra hati-hati. Di daerah lain semua pekerjaan seperti itu berujung pada kegagalan.
Jabar merencanakan setidaknya pembangunan 3-4 TPPAS Regional. Keempatnya adalah Lulut Nambo seluas 55 hektare untuk wilayah Bogor Raya. Legok Nangka hampir 100 hektare untuk melayani Bandung Raya. Ciwaringin seluas 40 hektare untuk Cirebon Raya. Satu lagi yang diusulkan adalah untuk Bekasi-Karawang-Purwakarta.
Sayangnya Lulut Nambo dan Legok Nangka belum juga beroperasi seperti yang diharapkan. Masalah yang terjadi di Sarimukti hanya satu letupan yang semestinya menyadarkan kita semua bahwa sampah dan lingkungan tidak boleh diabaikan.
Memang ada PR yang harus mulai dipikirkan secara serius.
Selain penyelesaian TPPAS Regional harus dipercepat penyelesaiannya, ada hal lain yang harus secara serius harus dipikirkan semua pihak. Pemilahan sampah di hulu harus dijadikan gerakan bersama, bukan hanya di hilir. Pemilahan sampah harus kita mulai dari rumah masing-.masing.
Konsep R3 (reduse, reuse, recycle) mesti diimplementasikan. Pemilahan dari hulu akan sangat membantu proses tersebut.
Dengan demikian, beban di hilir seperti Sarimukti tidak akan menjadi "gunung sampah". Siapkah kita? Mari kita lakukan bersama supaya menjadi lebih ringan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Daddy-Rohanady-Anggota-DPRD-Provinsi-Jawa-Barat.jpg)