Selasa, 14 April 2026

Pj Wali Kota Cimahi Dicopot

BREAKING NEWS: Mendagri Copot Pj Wali Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan

Mendagri mengklaim bahwa ia sudah berkali-kali mengingatkan Kota Cimahi soal inflasi yang tinggi dan harga beras yang mahal.

|
Tribunjabar.id/Hilman Kamaludin
Dokumentasi--- Pj Wali Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan (tengah) dicopot oleh Mendagri Tito Karnavian. 

TRIBUNJABAR.ID - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mencopot Penjabat Wali Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan.

Alasan utama Mendagri mencopot DIkdik adalah karena inflasi yang tinggi di Cimahi.

Hal itu disampaikan Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2023 yang berlangsung secara daring,  Senin (9/10/2023).

Mendagri mengklaim bahwa ia sudah berkali-kali menyampaikan kepada Dikdik soal inflasi yang tinggi di Cimahi.

"Saya sudah berulang kali mengingatkan, ini inflasi tinggi, harga beras tinggi. Padahal Cimahi itu dikeliling daerah penghasil cabai. Tidak juga didengar. Sudah saya copot, saya tandatangani penggantinya Sabtu kemarin, sudah ada penggantinya," kata Tito dikutip dari laman YouTube Kemendagri.

Dikdik S Nugrahawan dilantik sebagai Penjabat Wali Kota Cimahi pada 21 Oktober 2022 lalu.

Sebelumnya ia adalah Sekretaris Daerah Kota Cimahi.

Tito mulanya menyampaikan Aceh Barat menjadi wilayah yang terbaik dalam pengendalian inflasi. Maka dari itu, Aceh Barat mendapat tiga penghargaan berupa insentif.

"Minggu lalu, di Aceh Barat saya ucapkan terima kasih kepada bupatinya, Mahdi Efendi. Minggu lalu ada 3 penghargaan kategori yang jurinya dari Kementerian Keuangan, dan hadiahnya insentif fiskal dan diberikan dana insentif daerah tambahan. Tiga kategori Aceh Barat semuanya, nomor 1 se-Sumatera," kata Tito.

Penghargaan itu, kata Tito, diberikan karena wilayah Aceh Barat menangani inflasi dengan baik, hingga merealisasikan belanja tertinggi. "Inflasi terbaik penanganannya, kemudian belanja dalam negeri terbaik, paling tinggi dan merealisasikan belanja tertinggi," katanya.

Tito kemudian membandingkan dengan wilayah Cimahi, Jawa Barat.

Dia mengaku sudah berkali-kali mengingatkan agar Kota Cimahi mengatur inflasi dan tingginya harga beras. 

"Saya sudah berkali-kali menyampaikan kepada Kota Cimahi, inflasinya tinggi berasnya naik, tidak turun-turun. Saya sudah berkali-kali ingatkan, tidak juga terkendali. padahal dikelilingi daerah penghasil cabai," kata Tito. 

Karena dirasakan tidak ada perubahan, Tito pun kemudian mencopot Dikdik.

Dia mengatakan surat pencopotan itu dikeluarkan pada Sabtu, 7 Oktober 2023 lalu.

"Saya minta untuk diganti, dan sudah diganti dan sudah saya tanda tangani hari Sabtu yang lalu untuk diganti dengan wali kota yang baru," kata Tito. (*) 

#BreakingNews

Artikel ini telah tayang di Tribunpriangan.com  

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved