Heboh! Ular Sanca Besar Masuk Rumah Warga di Cimahi, Melilit Pot Bunga, Panjangnya Capai 2,8 Meter
Ular sepanjang 2,8 meter dengan berat 6 kilogram itu ditemukan di teras rumah warga bernama Yoni sekitar pukul 04.45 WIB
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Seekor ular sanca masuk ke area rumah seorang warga di Jalan Puri Indah 1, RT 01/26, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, hingga sempat menggegerkan penghuninya, Rabu (4/10/2023).
Ular sepanjang 2,8 meter dengan berat 6 kilogram itu ditemukan di teras rumah warga bernama Yoni sekitar pukul 04.45 WIB, lalu temuan ular ini langsung dilaporkan ke petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi untuk dievakuasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Damkar, Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana mengatakan, ular besar itu pertama kali ditemukan pemilik rumah ketika hendak pergi ke masjid untuk melaksanakan salat subuh.
"Ular sanca tersebut terlihat melilit di pot bunga yang berada di teras rumah, kemudian melaporkan ke Pemadam Kebakaran Kota Cimahi via hotline," ujarnya saat ditemui di kantornya, Rabu (4/10/2023).
Baca juga: Warga Kaget, Ular Kobra 1,5 Meter Tiba-tiba Muncul dari Bawah Kandang Ayam di Indramayu
Setelah menerima laporan itu, pihaknya menerjunkan dua personel beserta satu unit mobil rescue, lalu dengan Dibantu warga sekitar, personel Damkar melakukan penyelamatan ular tersebut menggunakan grabstick.
"Alhamdulillah tidak ada kendala, kita menerjunkan dua personel dengan kendaraan rescue. Tiba di lokasi, warga juga sangat antusias ikut bantu dalam penangkapan ular tersebut," kata Aep.
Selama musim kemarau panjang ini, kata Aep, ular yang masuk ke pemukiman warga mengalami peningkatan, bahkan sudah tercatat ada 73 ekor ular yang berhasil dievakuasi oleh petugas Damkar Kota Cimahi.
"Puluhan ular yang berhasil dievakuasi dari pemukiman warga itu tidak dipelihara oleh kami tetapi diserahkan ke komunitas pecinta reptil dan sebagainya," katanya.
Menurut Aep, banyaknya ular yang masuk ke pemukiman warga dikarenakan habitatnya mulai terganggu, sehingga ular tersebut keluar dari habitatnya untuk mencari makan dan sebagainya.
"Jadi warga harus waspada atas indikasi ular liar karena cuaca yang panas, otomatis menyebabkan bahan makanan habitatnya berkurang sehingga keluar dan masuk pemukiman warga," ucap Aep.
Baca juga: Waspada! Ular Sanca Besar di Bawah Jembatan Cilege Indramayu Diyakini Masih Satu Ekor Lagi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Petugas-Damkar-Kota-Cimahi-dan-warga-saat-evakuasi-ular-f.jpg)