Minggu, 19 April 2026

RSUD Garut Terbakar

Wakil Bupati Garut Serahkan ke Polisi Soal Terbakarnya Gudang Logistik RSUD Garut

Kebakaran yang terjadi di gudang logistik Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Dr Slamet Garut ditemukan fakta baru.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Januar Pribadi Hamel
Tribun Jabar/ Sidqi Al Ghifari
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Slamet Garut mengalami kebakaran, api muncul pertama kali di ruangan logistik, Minggu (1/10/2023). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Kebakaran yang terjadi di gudang logistik Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Dr Slamet Garut ditemukan fakta baru.

Gudang berisi alat-alat kesehatan itu ternyata sempat disidak Wakil Bupati Garut Helmi Budiman satu Minggu sebelum kejadian, tepatnya pada Senin 25 September 2023.

Helmi menyebut saat itu dirinya melakukan sidak di sejumlah ruangan, salah satunya di gudang logistik yang berada di bagian barat rumah sakit.

Baca juga: Kronologi Tiga Pasien RSUD Garut Hilang Saat Tragedi Kebakaran, Bupati Berikan Penjelasan

Di dalam gudang logistik itu ia menemukan sejumlah alat kesehatan yang sudah rusak maupun yang tengah dalam proses perbaikan, bahkan terdapat alat-alat kesehatan yang masih baru.

"Di situ ada juga motor, saya tidak melihat ada yang lain karena ruangannya kan luas. Jika dilihat sepintas yang cepat terbakar itu sedikit, tetapi mungkin di situ ada kasur," ujarnya saat ditemui Tribunjabar.id di kediamannya, Selasa (3/10/2023).

Ia menuturkan, pada saat dilakukan sidak, ia meminta pegawai rumah sakit untuk segera memperbaiki fasilitas-fasilitas kesehatan, seperti perbaikan alat kesehatan, pengecatan ruangan dan lain-lain.

Helmi ingin proses perbaikan dilakukan secepat mungkin, lantaran saat itu kondisinya tidak terlalu berat sehingga bisa cepat selesai.

"Saya minta untuk dilakukan segera perbaikan untuk bisa difungsikan kembali, sebab masih pada bagus atau layak. Ya kerusakannya, soft bed itu, kakinya atau apanya itu kan bisa diperbaiki," ungkapnya.

Seminggu setelah sidak, ruangan logistik berukuran 10x10 meter itu tiba-tiba terbakar, seluruh alat kesehatan di ruangan tersebut hangus.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (1/9/2023) pukul 12.20 WIB, kebakaran itu juga berdampak pada ruangan gas medis, ruangan Hemodialisa dan ruangan pegawai taman.

"Saya juga kaget, karena saya ingin semua beres tetapi ternyata malah hilang karena terbakar. Maka dari itu saya serahkan ke tim kepolisian soal apa penyebabnya," ungkap Helmi.

Terkait kejadian terbakarnya gudang logistik setelah dilakukan sidak, Helmi tidak ingin berkomentar lebih jauh.

Ia sepenuhnya mempercayakan proses penyelidikan yang saat ini dilakukan oleh pihak kepolisian.

"Saya tidak mau komentar, pokoknya itu urusan kepolisian. Kita mengikuti bagaimana proses kepolisian saja," tandasnya. (*)

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved