Rabu, 8 April 2026

Berkaca dari Kasus Ramadhan Sananta yang Tak Dilepas ke Timnas, Erick Thohir Akan Cari Solusi

Asian Games bukan lah agenda resmi FIFA, jadi klub memiliki kewenangan untuk menahan para pemainnya.

Editor: Ravianto
TRIBUNNEWS/Muhammad Nursina
Selebrasi pesepak bola Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta setelah mencetak gol ke gawang Taiwan dalam ajang kualifikasi Piala Asia U23 2024 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (9/9/2023) malam. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia U-24 sempat menuai polemik usai Ramadhan Sananta tak dilepas oleh Persis Solo.

Nama Ramadhan Sananta sejatinya masuk dalam daftar pemanggilan pemain untuk Timnas Indonesia U-24 yang berlaga di Asian Games Hangzhou 2022.

Merespons hal itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, pun buka suara.

Menurutnya, adalah hal yang wajar apabila klub berjuluk Laskar Sambernyawa itu tak mengizinkan pemainnya ke skuad Merah-Putih.

Seperti diketahui, Asian Games bukan lah agenda resmi FIFA, jadi klub memiliki kewenangan untuk menahan para pemainnya.

"Ya memang bukan FIFA match day, inilah kenapa kami ingin sinergikan yang namanya kalender Liga dan kalender tim nasional," kata Erick.

Erick Thohir Pemimpin yang Bekerja Cepat dan Solutif
Erick Thohir Pemimpin yang Bekerja Cepat dan Solutif (Istimewa)

Erick pun berharap, pemanggilan pemain ke tim nasional ke depannya tidak menjadi polemik.

Hal tersebut tentu bertujuan untuk tidak memperkeruh suasana sepak bola tanah air.

"Saya bilang tidak polemik, jangan diadu-adu. Kita cari solusi sama-sama," kata pria yang juga Menteri BUMN itu.

Baca juga: MEMALUKAN Timnas Indonesia Kalah 0-1 dari Taiwan di Grup F Asian Games 2023, Kans Berat untuk Lolos

Sejalan dengan ini, Erick pun telah mengambil langkah preventif untuk pemanggilan pemain di masa yang akan datang.

Sebagai contoh, PSSI telah menjalin komunikasi dengan operator kompetisi Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (LIB), beserta tim-tim Liga 1, untuk menghintakan kompetisi sementara selama Piala AFC U-23.

Bahkan, Erick Thohir juga mengatakan bahwa klub-klub Liga 1 pun telah menyetujui jika liga harus dihentikan sementara.

Jika melihat dari jadwal, maka Liga 1 2023/24 telah menunjukkan pertandingan pekan ke-32 sampai pekan ke-34.

Artinya, pada waktu itu adalah pekan-pekan terakhir di fase Reguler Series, yang di mana empat klub teratas di Liga 1 akan bersaing di Championship Series.

"Kita (PSSI dan LIB) cari solusi sama-sama tapi saya meminta kepada liga khususnya buat AFC U-23 bulan April, saya memohon kepada liga berhenti sebentar," ujar Erick Thohir.

"Liga sudah menyanggupi, klub-klub juga sudah menyanggupi sehingga ketika U-23 di Qatar pemain terbaik bisa dipanggil," jelasnya.(Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alfarizy AF)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved