Senin, 20 April 2026

Truk Sound System yang Viral Karena Terbakar Terungkap Penyebabnya, Power Supply Disiram Pasir

Danramil Ajung, Kodim 0824 Jember Pelda M.Subari mengemukakan, kebakaran tersebut menimpa diesel genset, mixer sound dan power supply.

|
Editor: Ravianto
Kolase Instagram @ndorobei.official
Viral, Truk Pembawa Sound System Karnaval Terbakar, Warga Panik, Warganet: Doa Diijabah 

TRIBUNJABAR.ID, JEMBER - Sejumlah video memperlihatkan truk sound system yang mengorbankan berbagai hal agar bisa melintas beredar viral di media sosial.

Salah satu di antaranya juga memperlihatkan truk pembawa sound system yang terbakar.

Video truk pembawa sound system terbakar itu viral dibagikan akun Instagram @memomedsos, Minggu (9/9/2023).

Dalam video tersebut memperlihatkan kerumunan warga.

Rupanya warga tersebut panik melihat truk pembawa sound system terbakar.

Terlihat di antara sound system tersebut keluar kepulan asap yang tebal membumbung tinggi.

Dalam keterangan disebutkan pristiwa itu terjadi saat warga menonton karnaval di Mangaran, Ajung, Jember pada Sabtu, (9/9/2023).

Penyebab Truk Sound System Terbakar

Kebakaran Sound system saat Karnaval Desa Mangaran, Kecamatan Ajung Jember, Sabtu kemarin (9/9/2023) mengakibatkan kerugian capai ratusan juta.

Danramil Ajung, Kodim 0824 Jember Pelda M.Subari mengemukakan, kebakaran tersebut menimpa diesel genset, mixer sound dan power supply.

"Yang kena cuma jenset, mixer dan powernya aja. Kalau salonnya tidak apa-apa," katanya melalui sambungan telepon, Minggu (10/9/2023).

Menurutnya, di sound system yang terbakar itu, memiliki sepuluh power supply. Kata dia, kalau ditotal kerugian capai ratusan juta rupiah.

"Untuk satu power saja harganya Rp 25 juta, untuk jensetnya harganya capai Rp 170 juta," kata Subari.

Subari mengatakan kebakaran alat pelantang suara itu, karena suhu jenset yang terlalu panas dan berdekatan dengan knalpot truk pengangkut sound, sehingga memicu percikan api.

"Jadi knalpot itu belum diloskan ke belakang, akhir masih ada sela. Sehingga asapnya naik ke atas, sehingga membuat jensetnya terbakar," imbuhnya.

Sebenarnya, lanjut dia, rusaknya power supply dan mixer alat pelantang suara ini bukan karena kobaran api.

Namun, karena disiram air oleh warga saat menjinakkan si jago merah.

"Disiram air, disiram pasir. Akhirnya powernya kena juga. Ada mungkin sepuluh biji powernya, harga satu power capai Rp 25 juta. Kalau mixernya itu harganya Rp 50 juta," kata Subari.

Subari mengungkapkan, setelah api berhasil dipadamkan. Truk pengangkut soundsystem tersebut kembali melanjutkan karnaval hingga di garis finish.

"Jadi tetap jalan mobilnya, soalnya saat terbakar truk itu sudah melewati garis start. Jadi ya harus tetap jalan sampai finish. Tapi ya itu soundnya mati tidak bersuara saat perjalanan karnaval," jelasnya.

Selain truk sound system yang terbakar, masih ada beberapa kabar lain menyangkut truk pembawa sound system yang viral.

Berikut Tribunjabar.id rangkum empat video viral paradae sound system yang mengorbankan berbagai hal agar bisa melintas.

1. Pagar Rumah

Sebuah video memperlihatkan pagar rumah warga dirobohkan demi parade sound system bisa melintas dibagikan oleh akun Instagram ini.

Dalam video, sejumlah pria merobohkan pagar rumah bercat hijau itu sementara id belakangnya ada truk mengangkut tumpukan sound system berukuran besar.

Setelah berhasil merobohkan pagar rumah warga itu, pria-pria itu pun berteriak girang.

2. Atap Rumah

Selain pagar rumah, atap rumah juga pernah menjadi korban tak bisa melintasnya parade sound system.

Video pembongkaran atap rumah itu dibagikan oleh akun TikTok ini.

Dalam video tersebut terlihat, sekumpulan pria yang berada di atas truk mengikis bagian atap yang menghalangi jalannya parade sound system.

Mereka mengikis atap yang terbuat dari asbes itu menggunakan palu hingga gergaji.

3. Pohon

Selain benda mati, makhluk hidup juga pernah menjadi korban tak bisa melintasnya parade sound system.

Salah satu videonya  dibagikan oleh akun Instagram ini.

Dalam video nampak warga menebang pohon yang berada di pinggir jalan menggunakan gergaji listrik pada siang hari.

Pada malam harinya, parade sound system pun melintas di jalan tersebut.

4. Pembatas Jembatan

Terbaru, pagar pembatas jembatan dibongkar demi truk pengangkut sound system bisa melintas.

Video tersebut dibagikan oleh akun TikTok ini.

Dalam video terlihat seorang pria membongkar pembatas jembatan yang terbuat dari beton menggunakan palu berukuran besar.

Rangka-rangka yang terbuat dari besi juga ikut dicopot.

Polres Malang Larang Parade Sound System

Meskipun belum diketahui pasti dimana letak beberapa video di atas, namun diduga parade sound system tersebut banyak terjadi di Malang, Jawa Timur.

Menanggapi hal tersebut, Polres Malang tidak lagi memberikan izin terkait parade cek sound atau battle sound di wilayah Kabupaten Malang.

Keputusan tersebut mulai diterapkan pada Rabu (6/9/2023).

Polres Malang telah melakukan beberapa pertimbangan terkait timbulnya dampak dari adanya parade cek sound atau karnaval sound system.

"Mulai saat ini Polres Malang tidak akan mengeluarkan izin cek sound sampai batas waktu yang tidak ditentukan," tegas Kasi Humas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik, Rabu (6/9/2023), dikutip dari Suryamalang.

Sesuai dengan isi surat edaran dari Pemerintah Kabupaten Malang, tertera beberapa poin yang harus diperhatikan sebelum menggelar acara karnaval.

Di antaranya, poin pertama adalah harus memiliki izin kepolisian.

Apabila, tidak ada izin kepolisian, maka sudah pasti gelaran parade sound system dilarang di wilayah Kabupaten Malang.

Namun, apabila masyarakat tidak mengindahkan aturan tersebut, dengan tegas pihak kepolisian memberikan sanksi.

"Jika aturan ini tidak diindahkan, kami Polres Malang, Satpol PP, dan perangkat desa akan melakukan tindakan tegas bisa berupa penyitaan kendaraan atau kita bubarkan," paparnya.

Sebagian artikel ini tayang di TribunJatim.com dengan judul Sound System Terbakar saat Karnaval di Jember, Rusak Disiram Air dan Pasir, Rugi Ratusan Juta,

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved