Kamis, 9 April 2026

Polman Bandung Didorong Jadi Perguruan Tinggi yang Lahirkan SDM Siap Bekerja

Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung didorong menjadi perguruan tinggi yang menyediakan sumber daya manusia siap bekerja.

Editor: Mega Nugraha
Istimewa
Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung didorong menjadi perguruan tinggi berbentuk politeknik yang senantiasa menyediakan sumber daya manusia (SDM) yang siap bekerja, mudah, dan cepat beradaptasi. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung didorong menjadi perguruan tinggi yang menyediakan sumber daya manusia siap bekerja.

Direktur Polman Bandung, Muhammad Nurdin, menyebut, kampusnya telah melahirkan sejumlah karya di bidang industri, yang terbagi dalam dua kelompok.

Yakni produk non standar yang merupakan produk custom yang disesuaikan untuk kebutuhan industri, serta produk standard yang dikembangkan untuk keperluan pendidikan dan industri dengan segmentasi penggunaan yang beragam.

"Brand produk kami itu Polman Didaktik (Podik) yang mengedepankan jaminan mutu produk dan after sales service," ujarnya, Kamis (31/8/2023).

Ia menerangkan, kegiatan lomba nasional Cad Cam di Polman Bandung jadi ajang kompetensi mahasiswa vokasi, khususnya spesialisasi Cad Cam. Lomba itu diikuti 143 peserta dari berbagai politeknik di Indonesia, dan babak finalnya bakal diikuti 48 peserta.

Baca juga: Diprediksi Terus Tumbuh, Teknologi AI Percepat Transformasi Bisnis, Harus Didukung Keamanan Ciber

"Ke depan kami ingin berkolaborasi dalam menghadapi perkembangan teknologi industri dengan kerjasama nasional guna bertambahnya teknologi terbaru sesuai dengan kebutuhan industri, serta pengembangan kampus 2 Majalengka yang tak hanya mengembangkan program studi, melainkan menjadi pendukung pengembangan SDM yang memenuhi kebutuhan industri," katanya.

Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Polman Bandung, Kurniawan menambahkan, teknologi yang dimiliki Polman Bandung sudah memadai dengan adanya mesin berteknologi yang jarang dimiliki kampus lain. Bahkan, secara teknologi, Polman Bandung bisa mengikuti perkembangan yang ada.

"Yang mesti dimiliki industri ialah peran Polman dalam divisi RnD (research and development) pengembangan produk serta kerjasama jangka panjang industri dan Polman dalam membuat produk baru yang bisa bersaing di pasar," ucapnya.

Nurdin berharap, Polman Bandung dapat berjalan terus selaras dengan tujuan awal yang diharapkan pendiri Polman serta tentunya bisa mengikuti tantangan perkembangan zaman.

"Polman perlu mendorong agar Indonesia menjadi negara industri manufaktur, serta diharapkan adanya dukungan dari pemerintah. Sebab, urgensi utama Polman ialah meningkatkan kontribusi dalam mencetak SDM unggul secara nasional," ucap Nurdin.

Staf Ahli Kemenko Marvest sekaligus Vice President The Association of Academies and Societies of Sciences in Asia, Prof Satryo Soemantri Brodjonegoro, menambahkan, Polman Bandung diharapkan dapat menyediakan produk yang dibutuhkan industri.

Kemudian peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan, konsultasi untuk permasalahan di ranah industri, hingga rekayasa untuk memecahkan masalah dan memberi solusi pada industri.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved