Rabu, 27 Mei 2026

Sosok Oknum Polisi di Jawa Barat Diduga Terlibat Aksi Terorisme Ditangkap Polisi, Begini Perannya

Inilah tiga sosok oknum polisi yang diduga terlibat aksi terorisme, baru-baru ini ditangkap polisi, usai penangkapan tersangka teroris karyawan KAI

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Kompas.com
Ilustrasi - Sosok Oknum Polisi di Jawa Barat Diduga Terlibat Aksi Terorisme Ditangkap Polisi, Begini Perannya 

Ia ditangkap pada Kamis 17 Agustus 2023 di Jakarta.

RP diduga menjadi pemasok peluru 1.500 butir dari logistik kepada DE (karyawan KAI) dan SM (oknum polisi).

Baca juga: Tiga Polisi Dikabarkan Ditangkap Terkait Kasus Penangkapan Terduga Teroris Karyawan KAI Pro-ISIS

Lalu, sosok SM diketahui merupakan memiliki kedudukan sebagai Bripka, Renmin Samapta Polresta Cirebon Kabupaten.

SM pun ditangkap di hari yang sama dengan RP, pada 17 Agustus 2023 di Jawa Barat.

Ia diduga terlibat dalam distribusi peluru dan senjata, pengembangan dari oknum anggota PMJ terkait tersangka teroris DE.

Pasca penangkapan target medsos DE memberikan keterangan bahwa yang bersangkutan sedang mengerjakan (mengupgrade pistol Air Gun menjadi Senpi) milik anggota PMJ yaitu RP.

Dalam keterangan RP, ia memiliki peluru sebanyak 1500 butir yang diambil dari logistik dan dijual ke DE 300 butir dan ke SM 400 butir.

Menurut keterangan RP terkait SM inilah diduga juga ia mengupgrade pistol Air gun ke Senpi namun SM sempat kecewa karena setelah dicoba larasnya pecah.

Hingga akhirnya RP kemudian mengupgrade airgun menjadi senpi ke RP.

Adapun sosok oknum polisi yang ketiga ditangkap yaitu MYS.

Ia merupakan seorang Kanit Reskrim Polres Polsek Bekasi Utara.

MYS juga diduga terlibat memasok senjata laras panjang kepada tersangka DE.

Menurut keterangan ketiga oknum polisi tersebut keterlibatan dengan tersangka terorisme DE (karyawan KAI).

Baca juga: Viral, Aksi Tegas Anggota TNI Tegur Para ASN yang Enggan Masuk Barisan saat Upacara 17 Agustus 2023

Rekam Jejak Karyawan KAI

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Aswin Siregar, mengatakan DE ternyata sudah bergabung dengan jaringan Mujahidin Indonesia Barat (MIB) pimpinan WM sejak 2010.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved