Tiga Polisi Ditangkap
Beredar Informasi Anggota Polresta Cirebon Terlibat Terorisme, Begini Penjelasan Polda Jabar
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengaku belum mendapatkan informasi lengkap terkait penangkapan tiga polisi.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Hermawan Aksan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Beredar informasi bahwa ada tiga anggota polisi, masing-masing dari Polda Metro Jaya, Polresta Cirebon, dan Polsek Bekasi Utara, diduga terlibat tindak pidana terorisme.
Ketiga anggota polisi itu disebutkan menjual peluru dan senjata laras panjang kepada teroris berinisial DE yang baru diamankan Densus 88 beberapa waktu lalu.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengaku belum mendapatkan informasi lengkap terkait peristiwa tersebut, termasuk soal penangkapan anggota Polresta Cirebon.
Menurut Ibrahim, informasi yang beredar diaplikasi percakapan WhatsApp tentang anggota polisi yang ditangkap karena terlibat terorisme itu tidak jelas asalnya dari mana.
Baca juga: Ini Kasus yang Menjerat Tiga Polisi, Termasuk dari Cirebon, Tidak Berkaitan dengan Aksi Terorisme
"Faktanya, kami belum mendapatkan informasi sama sekali terkait masalah kejadian itu. Kedua, anggota yang itu dicek masih ada dan bekerja normal, itulah fakta yang bisa kita pegang," ujar Ibrahim saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (18/8/2023).
Polda Metro Jaya pun membantah tiga anggota Polri ditangkap lantaran diduga terlibat dalam kasus terorisme pegawai PT KAI, DE (28).
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi, mengakui menangkap tiga anggotanya.
Dua di antaranya anggota Polda Metro Jaya. Penangkapan itu, kata Hengky, terkait dengan senjata api ilegal dan berhubungan dengan kasus terorisme.
Ketiganya menjual senjata api ilegal dan dibeli oleh tersangka teroris.
Namun, kata dia, antara ketiga personel dengan para teroris tidak saling kenal.
"Motif sementara tidak ada hubungan dengan terorisme, tidak masuk jaringan. Kemudian niat teror juga tidak ada karena tidak saling kenal, cuma online," ujar Hengky.
Ketiga anggota yang ditangkap adalah anggota Krimum Polda Metro Jaya Reynaldi Prakoso, Kanit Reskrim Polsek Bekasi Utara Iptu Muhamad Yudi Saputra, dan Renmim Samapta Polresta Cirebon, Bripka Syarif Mukhsin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kabid-humas-polda-jabar-kombes-pol-ibrahim-tompo-2000.jpg)