Jumat, 1 Mei 2026

Soal Bonek Datang ke Jakarta, Pelatih Persebaya: Mereka Beli Tiket tapi Tetap Dikasih, Salah Siapa?

Pelatih kawakan kelahiran Malang, Jawa Timur itu meminta pemangku kepentingan tidak menyalahkan suporter semata jika ada pelanggaran regulasi.

Tayang:
Editor: Ravianto
persebaya.id
Pelatih Persebaya, Aji Santoso. Pelatih kawakan kelahiran Malang, Jawa Timur itu meminta pemangku kepentingan tidak menyalahkan suporter semata jika ada pelanggaran regulasi. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, buka suara soal larangan penonton tim tamu dalam sebuah pertandingan Liga 1 2023/24.

Pelatih kawakan kelahiran Malang, Jawa Timur itu meminta pemangku kepentingan tidak menyalahkan suporter semata jika ada pelanggaran regulasi.

Hal tersebut dikatakan Aji Santoso, usai timnya bertandang ke markas Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu, (30/7/2023).

Dalam pertandingan pekan kelima itu, kelompok pendukung Persebaya Surabaya, Bonek Mania, pun datang menyaksikan pertandingan secara langsung.

"Ya soal bonek, cukup susah ya, pengurus sudah menghimbau untuk tidak hadir, tapi kan yang repotnya mereka beli tiket tetap dikasih, siapa mau disalahkan?" kata Aji.

Aji Santoso mengatakan, mekanisme pembelian tiket pertandingan harus lebih ketat agar tidak 'kecolongan'.

Beberapa Bonek membentang spanduk dukungan bagi tim Persebaya Surabaya, setibanya di Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung, Kamis (16/6/2022)
Beberapa Bonek membentang spanduk dukungan bagi tim Persebaya Surabaya, setibanya di Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung, Kamis (16/6/2022) (Tribun Jabar/ Cipta Permana)

Pelatih berusia 53 tahun itu pun mengklaim bahwa pihak Persebaya Surabaya telah mengimbau agar Bonek tidak menyaksikan pertandingan tandang secara langsung.

"Harusnya mereka jangan dikasih kalau tidak boleh nonton (langsung). Yang jelas kami sudah mengimbau ini kan tidak boleh dihadiri tim away, tapi tiketnya dijual, kalau begitu bagaimana? Ya makanya kalau menghukum harus dilihat-lihat," ungkap Aji.

Sebelumnya, pihak Persebaya Surabaya juga telah mendapatkan denda buntut kehadiran Bonek Mania di laga kontra PSIS Semarang.

Baca juga: Jelang Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya, Bonek Mulai Berdatangan ke Jakarta padahal Dilarang

Demi membayarkan denda sebesar Rp 25 juta itu, Bonek pun berinisiatif untuk menggalang dana sehingga terkumpul dengan jumlah total Rp 25.192.700,-

"Seperti kemarin Persebaya dihukum, ya mereka melakukan patungan agar membayar denda tersebut, berikutnya biarkan pengurus PSSI saja yang berpikir," tegasnya.

Pemain Persebaya Surabaya, Reva Adi Utama, jug melontarkan hal serupa dengan sang pelatih.

Menurutnya, kehadiran Bonek adalah sebagai bentuk kecintaan yang mendalam terhadap Bajul Ijo - julukan Persebaya Surabaya.

"Benar apa yang coach katakan tadi, manajemen sudah menghimbau agar suporter tidak datang, tapi harus lihat sisi positif, ini bentuk cinta Bonek terhadap Persebaya," kata Reva.

"Mereka tidak ingin kami berjuang sendiri, ya kami juga susah untuk melarang," sambung pemain berusia 26 tahun itu.(Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alfarizy AF)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved