Liga 1

Mantan Pemain Persib asal Palestina Ini Ungkap Alasan Utama Gabung Bali United

Mohammed Rashid mengakui, setelah berpisah dengan Persib, ia masih mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia, khususnya sang mantan klub.

Editor: Hermawan Aksan
Liga Indonesia Baru
Mohammed Bassim Rashid atau Mohammed Rashid, mantan pemain Persib Bandung, balik lagi ke Indonesia. Pemain asal Palestina ini akan berlaga di Liga 1 2023/2024 bersama Bali United. 

TRIBUNJABAR.ID - Gelandang asal Palestina Mohammed Rashid akhirnya resmi diperkenalkan Bali United sebagai rekrutan anyarnya.

Mohammed Rashid diperkenalkan secara resmi melalui laman resmi klub pada Jumat (14/7/2023) siang.

Mohammed Rashid bukan sosok baru di Liga 1 Indonesia.

Pada musim lalu ia menjadi bagian penting Persib Bandung saat menjadi runner up Liga 1 2022/2023.

Akan tetapi, pada akhir musim ia memutuskan berpisah dengan Persib karena tidak menemui kata sepakat.

Ia kemudian bergabung dengan klub Liga Mesir, Smouha SC, dan klub Liga Yordania, Jabal Al-Mokaber.

Mohammed Rashid mengaku salah satu alasannya kembali ke Liga 1 karena sudah telanjur nyaman di Indonesia.

“Karena saya suka bermain di sini, serta tinggal di Indonesia membuat saya merasa saya hidup di Palestina rumah saya sendiri,” ujar pemain berusia 28 tahun itu kepada Kompas.com.

Baca juga: Mohammed Rashid Resmi Diperkenalkan Bali United, Muncul Spekulasi Brwa Nouri Bakal ke Persib Bandung

“Di sini adalah negara yang nyaman dengan orang-orangnya yang luar biasa, terutama karena mereka sangat ramah,” imbuhnya.

Ia mengakui, setelah berpisah dengan Persib, ia masih mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia, khususnya sang mantan klub.

Rashid pun masih menjaga hubungan baik dengan rekan-rekannya di Persib dan di Indonesia.

Mohammed Rashid pun tahu tim saat ini Bali United sedang dalam kondisi kurang baik.

Hingga pekan kedua Liga 1 2023/2024, Bali United belum meraih kemenangan.

Bahkan mereka kalah beruntun, membuat tim asuhan Stefano Cugurra menghuni dasar klasemen sementara Liga 1 2023/2024.

Menurutnya, hal itu normal bisa terjadi di sepak bola dunia.

Banyak klub yang telat panas saat memulai kompetisi.

Akan tetapi, ia menegaskan masih terlalu dini menghakimi.

“Tentu, di sepak bola apa pun bisa terjadi dan itu normal."

"Terkadang memulai awal kompetisi secara perlahan dan itu bisa menjadi motivasi untuk meningkatkan posisi di klasemen,” ungkap pemain Timnas Palestina itu.

Bahkan ia memberikan analogi seperti pertandingan di Piala Dunia yang terkadang memulai dengan berada di peringkat bawah dan pelan-pelan menaiki klasemen hingga tembus babak final.

Asisten pelatih Bali United, Stevan Keltjes, menyambut kehadiran Mohammed Rashid dengan optimistis.

Ia menerangkan pemain Timnas Palestina tersebut datang dengan kondisi fisik prima dan siap tampil mengangkat prestasi Bali United.

“Ketika dia pertama kali datang tim medis sudah melakukan medical check up kemudian tim kepelatihan fisik juga melakukan pengecekan tes body fat melihat kebugaran dia,“ katanya.

Akan tetapi, kondisinya masih akan diobservasi.

Selain itu, keputusan main atau tidak sepenuhnya wewenang pelatih Stefano Cugurra.

Tentu ada pertimbangan-pertimbangan karena kedatangannya sangat mepet dengan pertandingan pekan ke-3 Liga 1 2023/2024.

“Untuk pemain baru semua keputusan ada di head Coach Teco."

"Tapi di Bali United semua pemain bintang dan pemain inti jadi siapa pun pemain yang dimainkan yang paling siap ketika dilihat di latihan,” katanya. (*)

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved