Wabup Garut Marah, Banyak Kepala Dinas Bolos Saat Apel Pagi, Minta BKD Menindaknya

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, memperlihatkan kekecewaannya saat melihat banyak kepala dinas di Garut yang tidak hadir saat apel pagi, Senin (3/7)

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Januar Pribadi Hamel
TRIBUN JABAR / SIDQI AL GHIFARI
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman saat memimpin apel pagi di Lapangan Sekretaris Daerah, Pemerintah Kabupaten Garut, Senin (3/6/2023). TRIBUN JABAR / SIDQI AL GHIFARI 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, memperlihatkan kekecewaannya saat melihat banyak kepala dinas di Garut yang tidak hadir saat apel pagi, Senin (3/7/2023) di lapangan Setda Garut.

Bahkan, tidak hanya absen, beberapa kepala dinas juga terlambat hadir. Kejadian ini memicu kemarahan Wabup Helmi.

Ia Kemudian meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk melakukan tindakan disiplin terhadap para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bolos, termasuk kepala dinas yang turut absen.

"Ya kepala dinasnya enggak ada ya banyak yang enggak hadir. Banyak yang hadir juga telat. Saya sudah tugaskan BKD untuk melakukan tindakan disiplin terhadap para ASN," ujarnya kepada awak media.

Apel pagi menurutnya, merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk kedisiplinan dan koordinasi antara seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.

Kehadiran ASN pada apel pagi sangat penting untuk menjaga integritas dan kualitas kerja dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

"Hari Senin itu tidak ada pemberitahuan tidak ada apel. Tiap hari Senin itu wajib apel, Pak Bupati sering mengingatkan," ungkapnya.

Wabup Helmi Budiman menyayangkan sikap para kepala dinas yang bolos dan terlambat hadir pada apel pagi tersebut.

Beliau menegaskan bahwa kehadiran pada apel pagi bukanlah hal yang bisa diabaikan, melainkan menjadi bukti keseriusan dan tanggung jawab sebagai seorang ASN.

"Yang komplit sedikit, kan engga komplit banyak yang enggak hadir, cuman yang komplit ada beberapa, Inspektorat tadi, ada semua tadi. Kemudian BKD, Bappeda itu banyak, yang lain sedikit," katanya.

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved