Selasa, 21 April 2026

Massa Demo Ponpes Al Zaytun

Polemik Al-zaytun Memantik Demo, Shalom Aleichem Bergema di Gerbang Utama

Polemik Al-zaytun mengundang pendemo mendatangi Ponpes Al-Zaytun Kamis (15/6).

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Januar Pribadi Hamel
TRIBUNCIREBON.COM/HANDHIKA RAHMAN
Massa aksi tandingan dari Ponpes Al-Zaytun menyanyikan lagu Yahudi, Kamis (15/6/2023). 

TRIBUNJABAR.ID - Polemik Al-zaytun mengundang pendemo mendatangi Ponpes Al-Zaytun Kamis (15/6).

Massa tandingan dari Pondok Pesantren Al Zaytun sudah bersiaga di gerbang utama Ponpes Al-Zaytun sejak Kamis (15/6) pagi.

Sambil menunggu para pendemo yang akan datang, mereka terus melafalkan doa melalui pengeras suara.

Mengenakan peci dan kacamata hitam, Syekh Panji Gumilang berada di barisan terdepan.

Baca juga: Ponpes Al-Zaytun Mengarah pada Kesesatan, MUI Minta Ridwan Kamil Bertindak

Panji Gumilang mengaku ingin melihat langsung siapa yang ingin mendemonya hari ini.

"Polisi harusnya berjaga saja di luar, amankan saja yang hari ini mau mendemo," ujarnya.

Panji Gumilang mengatakan, ponpes yang dipimpinnya itu adalah aset nasional. Ia juga seorang nasionalis.

Nyanyian lagu berbahasa Ibrani menggema di lokasi demo Ponpes Al-Zaytun Indramayu, Kamis (15/6).

Bahasa Ibrani adalah bahasa yang kerap digunakan oleh orang Yahudi.

"Sekarang giliran kita nyanyikan lagu berbahasa Ibrani," ujar koordinator massa dari pihak Ponpes Al Zaytun dari pengeras suara.

Layaknya paduan suara, di bawah terik matahari, mereka tampak bersemangat.

Beberapa bernyanyi berjoget ringan sembari mengayunkan tangan ke udara saat menyanyikan lagu Shalom Aleichem, lagu berbahasa Ibrani.

Massa dari pihak Ponpes Al Zaytun saat menunggu pendemo datang, Kamis (15/6/2023).
Massa dari pihak Ponpes Al Zaytun saat menunggu pendemo datang, Kamis (15/6/2023). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Selain lagu berbahasa ibrani, massa aksi dari Ponpes Al-Zaytun juga menyanyikan lagu-lagu nasional dan lagu dangdut untuk hiburan menunggu massa aksi dari Forum Indramayu Menggugat (FIM).

Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar mengatakan, pihaknya menerjunkan sebanyak 1.200 personel.

Polres Indramayu juga dibantu oleh Korps Brimob Polda Jabar dan para Polres tetangga untuk mengamankan aksi.

"Sebab, selain surat dari FIM, kami juga mendapat surat dari pihak Ponpes soal aksi yang sama," ujarnya. (handhika rahman)

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved