Dua Bocah di Cicendo Ternyata Sudah Tiga Kali Dikeroyok Teman-temannya
Kombes Pol Budi Sartono, mengatakan kasus yang dilaporkan keluarga korban sedang diproses di Unit PPA Polrestabes Bandung
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Adityas Annas Azhari
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dua bocah di Cicendo yang jadi korban pengeroyokan, diketahui sudah tiga kali dikeroyok oleh teman-temannya.
Hal itu diungkapkan kuasa hukum korban, Boyke Luthfiana Syahrir saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat (9/6/2023).
Peristiwa pertama, kata dia, terjadi pada Jumat 2 Juni 2023 di Gang Arjuna, Cicendo, kemudian pengeroyokan kedua dan ketiga dilakukan di sekolah pada Senin 5 Juni dan Rabu 7 Juni 2023, pelaku mengeroyok korban di toilet sekolah dengan memukul korban di bagian kepalanya.
"Memang setelah kejadian yang kemarin beredar, terjadi lagi di hari Senin dan hari Rabu. Itu di sekolah terjadinya. Menurut keterangan korban, korban di toilet dipukul, hari Rabu-nya dipukul lagi bagian kepala," ujar Boyke.
Menurutnya, korban dan pelaku sempat dimediasi oleh pihak sekolah. Namun mediasi itu tak membuat para pelaku jera sehingga keluarga korban akhirnya resmi melaporkan 11 pelaku ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung.
Baca juga: Pelaku Perundungan Temannya di Cicendo Bandung Kini Diperiksa Polisi, Video Perundungannya Viral
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, mengatakan kasus yang dilaporkan keluarga korban sedang diproses di Unit PPA Polrestabes Bandung.
"Masih proses di PPA kasus masih berjalan di PPA Polrestabes Bandung," ujar Budi.
Baca juga: 11 Pengeroyok Anak di Cicendo Dilaporkan ke Polrestabes Bandung untuk Beri Efek Jera
Sebelumnya, sebuah rekaman video berisi pengeroyokan yang dilakukan sejumlah anak di bawah umur viral di media sosial.
Dalam video tersebut, terlihat sejumlah anak tengah mengeroyok temannya dengan cara memukul, menendang dan menampar koran secara bergantian.
Baca juga: Kasus Perundungan Anak di Cicendo Bandung, Anggota DPRD Ungkap Pentingnya Pencegahan dan Edukasi
Peristiwa itu diketahui terjadi kawasan Cicendo Kota Bandung, korban dan pelaku ini merupakan siswa sekolah menengah pertama (SMP).
"Itu kejadian Jumat lalu dan hari Selasa pihak sekolah dan anak-anak itu sudah ada pertemuan, hari Kamis dan mediasi di Polsek Cicendo, nanti kita liat seperti apa mediasi di Polsek nya," ujar Kombes Pol Budi Sartono. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Kuasa-hukum-korban-pengeroyokan-di-Cicendo-Bandung-Boyke-Luthfiana-Syahrir.jpg)