Penjual Hewan Kurban Mulai Bermunculan di Indramayu, Sudah Mulai Diserbu Pembeli
Dengan berjualan hewan kurban lebih awal, diharapkan bisa mendapat untung besar dengan lakunya semua hewan yang dijajakan.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Pedagang atau penjual hewan kurban sudah mulai bermunculan di Kabupaten Indramayu dalam seminggu terakhir.
Munculnya pedagang ternak tersebut seiring dengan menghadapinya Hari Raya Idul Adha 1444 H.
Seperti di Jalan Cimanuk Timur, Dayung Indramayu. Beragam jenis sapi dan kambing dengan bermacam bobot dijajakan para penjual.
Salah satunya adalah Munif (43). Ia mengaku sudah seminggu terakhir membuka lapak hewan untuk kurban.
Baca juga: Pemda KBB Mulai Ancang-ancang Antisipasi Hewan Kurban Berpenyakit Jelang Iduladha
"Saya mulai buka lapak dari tanggal 23 Mei kemarin," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (30/5/2023).
Munif menilai, dengan berjualan hewan kurban lebih awal, diharapkan bisa mendapat untung besar dengan lakunya semua hewan yang dijajakan.
Ada sebanyak 30 ekor sapi dan kambing. Namun jumlah tersebut, kata dia, kondisional.
Masih ada beberapa ekor lainnya yang masih disimpan di kandang. Jika permintaan membludak, hewan yang ia jajakan di lapaknya akan ditambah.
"Di kandang masih ada hewan lagi. Jadi kalau yang di sini habis, nanti tinggal ambil lagi," ucap dia.
Walau Hari Raya Idul Adha 1444 H masih terhitung sekitar 1 bulan lagi, namun pembelian hewan kurban sudah mulai diserbu pembeli.
Sejauh ini, disampaikan Munif, dalam waktu seminggu terakhir sudah ada 5 orang pembeli yang membeli sapi jualannya.
Selain itu, sudah banyak pula pembeli yang melakukan survei dengan bertanya-tanya bobot hewan kurban dan harganya.
Sedangkan untuk penjualan kambing, disampaikan Munif masih belum ada pembeli.
Baca juga: Sambut Bulan Haji, Peternak Domba di Purwakarta Bersemangat Siap Raup Cuan dari Pembeli Hewan Kurban
"Kalau kambing biasanya nanti kalau mendekati hari H Idul Adha, baru mulai banyak," ujar dia.
Munif meyakini penjualan hewan kurban tahun ini bakal lebih laku diburu pembeli.
Mengingat, wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang terjadi pada tahun lalu sudah mulai menurun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Hewan-sapi-yang-dijajakan-Munif-43.jpg)