Selasa, 2 Juni 2026

TKW Garut Hilang Kontak

BREAKING NEWS: TKW Garut yang Hilang Kontak di Arab Saudi Sudah Kabur dari Rumah Majikannya

Kabar tentang Ela Lastari (39), pekerja migran Indonesia yang hilang kontak di Riyadh, Arab Saudi, mulai menemui titik terang.

Tayang:
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Kunjungan BP2MI, Disnaketrans Garut, Pengawas Ketenagakerjaan, dan Komisi V DPRD Jawa Barat ke rumah keluarga Ela Lastari di Kampung Cikondang, Desa Tanjungkamuning, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (30/5/2023). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Kabar tentang Ela Lastari (39), pekerja migran Indonesia yang hilang kontak di Riyadh, Arab Saudi, mulai menemui titik terang.

Ela Lastari dikabarkan sudah melarikan diri dari rumah majikannya sejak bulan puasa lalu.

Hal itu diungkapkan oleh pejabat fungsional Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Jawa Barat, Neng Wepi, setelah pihaknya berkoordinasi dengan Kemenlu RI dan KBRI.

"Kemenlu sudah melakukan pengecekan ke perwakilan dari Saudi bahwa Saudi juga (melalui) perwakilan sudah mengecek ke majikannya bahwa Ela ini sejak puasa kemarin sudah kabur dari rumah majikan," ujarnya kepada Tribunjabar.id saat mengunjungi kediaman Ela di Kampung Cikondang, Desa Tanjungkamuning, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (30/5/2023).

Baca juga: Sosok Ela Lastari TKW Asal Garut yang Hilang Kontak Diungkap Sang Adik, Pergi ke Arab Ingin Sukses

Ia menuturkan, hingga saat ini keberadaan Ela belum diketahui.

Jaringan Kemenlu dan KBRI, menurutnya, juga masih melakukan upaya pencarian.

Wepi menyebut, dalam kondisi saat ini perlu kerja sama antara pihaknya dengan keluarga Ela.

"Jadi sekecil apa pun informasi yang didapat keluarga tentang Ela harap disampaikan ke kami. Informasi sekecil apa pun sangat penting untuk menemukan Ela," ungkapnya.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Enjang Tedi, mengatakan, segala upaya telah dilakukan pemerintah untuk membantu mencari keberadaan Ela.

Saat ini, pihaknya mendorong agar keluarga bisa bersama-sama melangkah untuk menuntaskan kasus tersebut, salah satunya dengan melaporkan calo yang memberangkatkan Ela ke Saudi.

"Kami juga berharap pihak keluarga melaporkan calo yang memberangkatkan Ela ke Timur Tengah secara ilegal," ujarnya.

Enjang menyebut, secara regulasi pemerintah Indonesia melarang pekerja sektor informal ke Timur Tengah, salah satunya Arab Saudi.

Terkait upaya pelaporan ke pihak berwajib, Enjang menyebut keluarga tidak perlu takut karena pemerintah akan menjamin keselamatan keluarga.

"Kita berharap ini bisa mengungkap sindikat perdagangan orang, dan kita siap mendampingi keluarga. Jadi istilahnya sambil menyelam minum air," ungkapnya.

Adik kandung Ela, Uli Yulipah (33), mengatakan, keluarga berharap kakaknya itu kondisinya dalam keadaan baik meski saat ini tidak diketahui keberadaannya.

Ia menyebut mempercayakan segala proses pencarian Ela kepada negara.

"Mudah-mudahan Teh Ela baik-baik saja," katanya. (*)

#TribunBreakingNews

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved