Senin, 13 April 2026

Perayaan Kelulusan di SMKN 2 Garut Hadirkan Band Armada, Siswa Dididik Jadi EO Profesional

Ada yang berbeda dengan perayaan kelulusan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Garut.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Giri
Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari
Band Armada manggung di acara kelulusan di SMKN 2 Garut, Kamis (25/5/2023). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Ada yang berbeda dengan perayaan kelulusan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Garut. Para siswa yang lulus itu 'dipaksa' jadi event organizer (EO) event besar di hari kelulusan.

Mereka menggela konser besar di lingkungan sekolah. Tak tanggung-tanggung mereka mengundang band ternama di Tanah Air.

Kepala SMKN 2 Garut, Dadang Johar, mengatakan, kegiatan tersebut melibatkan siswa akhir. Mereka dilatih menjadi EO profesional.

"Anak-anak dilatih jadi EO, agar mereka terlatih saat nantinya terjun dan bekerja di bidang itu. Kegiatan ini juga sebagai unsur entertainment untuk mereka," ujar Dadang kepada Tribunjabar.id, Kamis (25/5/2023).

Ia menuturkan, siswa didiknya itu juga tidak asal dalam mengundang tamu untuk merayakan kelulusan.

Ada sejumlah kriteria yang mesti mereka penuhi untuk mendatangkan artis, satu di antaranya artis yang kerap kampanye soal sosial.

"Misalnya hari ini Armada yang mereka undang. Dalam penampilannya juga menyeru anak-anak agar menjaga pergaulan. Tadi juga berkampanye tentang bahaya LGBT," ungkap Dadang.

Dadang menjelaskan, sekolahnya itu sudah bersertifikat Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sehingga diperbolehkan menggelar kegiatan seperti itu.

Setiap konser yang nantinya akan dilaksanakan, pihak sekolah menyediakan tiket limited edition bagi masyarakat luar.

"Jadi ada unsur bisnisnya. Tahun depan kita akan undang Slank atau Dewa," ucapnya.

Ia menuturkan, tahun ini total ada 820 siswa dari delapan jurusan yang lulus. Mereka ada yang langsung dikontrak untuk bekerja di perusahaan-perusahaan ternama di Tanah Air.

"Ada juga yang ke Jepang, sebanyak 16 orang. Yang lain ada yang melanjutkan kuliah juga," ujar Dadang. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved