Kamis, 16 April 2026

50 Persen TPS di Kota Bandung Sudah Normal Berkat TPA Cicabe

Dengan pola pembakaran seperti di Ciwastra, lanjut Ema, dalam satu unit alat pembakar bisa mengolah 4-8 ton sampah per harinya.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/ Muhamad Nandri Prilatama
Kondisi sampah yang menumpuk di TPS Ciwastra, Kota Bandung. Pemkot Bandung sudan mulai melakukan normalisasi puluhan TPS di Kota Bandung di tengah keterbatasan membuang sampah ke TPA Sarimukti. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak 25 Tempat Penampungan Sementara (TPS) dari 55  TPS di Kota Bandung sudah kembali normal.

Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Bandung, Ema Sumarna sempat meninjau ke salah satu TPS yang sudah kembali normal, yakni TPS Babakan Siliwangi.

Menurut Ema, dia melihat TPS di Babakan Siliwangi sudah jauh lebih bagus dan perubahannya sangat signifikan.

Ema mengapresiasi kinerja DLHK atas berkurangnya sampah lantaran TPA Cicabe sudah mulai bisa dioperasionalkan meski belum 100 persen.

"Kami tengah memperbaiki infrastruktur jalan menuju TPA darurat Cicabe, bukan hanya dengan batu tapi dicampuri dengan bambu supaya mobil yang lewat tak selip," katanya, Jumat (12/5/2023).

Dibukanya TPA darurat Cicabe, lanjutnya, ratusan ton sampah mulai terolah.

Selain itu, para pemulung pun memiliki peran untuk mengurangi jumlah sampah di TPA darurat Cicabe.

TPA Cicabe sudah menampung 364 Ton sampah Kota Bandung, pembuangan Sementata menunggu TPA Sarimukti normal kembali.
TPA Cicabe sudah menampung 364 Ton sampah Kota Bandung, pembuangan Sementata menunggu TPA Sarimukti normal kembali. (pemkot bandung)

"Di sana (Cicabe) para pemulung mereduksi volume sampah, dan sisanya yang organik ditanam atau dimasukkan ke lubang untuk dibakar dengan pola pembakaran yang sudah tersertifikasi semisal di Pasar Ciwastra," katanya.

Dengan pola pembakaran seperti di Ciwastra, lanjut Ema, dalam satu unit alat pembakar bisa mengolah 4-8 ton sampah per harinya.

Sehingga, bila terpasang 2-3 unit artinya mulai tereduksi 24-30 ton per hari. 

Baca juga: TPA Cicabe Dipastikan Hanya Jadi Pembuangan Sementara Menunggu TPA Sarimukti Normal

"Untuk menghilangkan aroma tak sedap dari TPS Babakan Siliwangi dan lainnya, lokasi bekas sampah disirami minyak sereh," katanya yang meninjau pula TPS di Kelurahan Padasuka.

"Kami mengarahkan juga untuk setiap TPS melakukan proses pemilahan langsung. Atau bahkan masyarakat bisa memilah sendiri sampahnya saat dibawa ke TPS. Peran camat juga penting dalam mengedukasi masyarakat agar tak terjadi kembali overload sampah," ujarnya.(Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved