Jumat, 17 April 2026

Hari Ini Wisatawan Padati Pantai Cibangban Sukabumi, Perahu Nelayan Auto Pindah Jadi Perahu Wisata

Sedangkan yang hendak mancing, ditarif Rp 1 juta selama sekitar 6 jam di tengah laut.

|
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Ravianto
m rizal jalaludin/tribun jabar
Nelayan saat mendorong perahu yang disewa wisatawan ke tengah laut di pantai Cibangban, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (30/4/2023) 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Wisatawan yang berkunjung ke pantai Cibangban, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terlihat membludak, Minggu (30/4/2023).

Padatnya wisatawan yang datang membawa keberkahan bagi nelayan setempat.

Nelayan banyak yang menyewakan perahu congkreng menjadi perahu wisata.

Nelayan memilih sementara tidak melaut karena banyaknya wisatawan yang berkunjung, sehingga menjadi peluang untuk menyewakan perahu ke wisatawan yang ingin menikmati keindahan pantai di tengah laut Cibangban.

"Ya cuma segini aja, sehubungan anak-anak di sini sehubungan banyaknya pengunjung lagi rame di pinggir pantai, jadi gak bisa meluncur ke laut dikarenakan rame di pinggir pantai kan. Ini kan hasilnya bisa memuaskan sebelum bisa melaut menangkap ikan," kata salah seorang pengawas penyewa perahu di pantai Cibangban, Bakom.

Bakom menjelaskan, wisatawan yang hanya ingin sekedar keliling menggunakan perahu dikenakan tarif Rp 15 ribu per orang, dengan waktu berkeliling selama sekitar 25 menit.

Wisatawan padati pantai Karanghawu, Sukabumi, Selasa (25/4/2023)
Wisatawan padati pantai Karanghawu, Sukabumi, Selasa (25/4/2023) (m rizal jalaludin/tribun jabar)

Sedangkan yang hendak mancing, ditarif Rp 1 juta selama sekitar 6 jam di tengah laut.

"Kalau biasa yang mancing 1 juta, berangkat jam 8 pulang jam 2, kalau keliling mah 15 ribu per orang keliling 25 menit," jelasnya.

Menurutnya, antusiasme wisatawan yang menyewa perahu sangat luar biasa.

Pantauan Tribunjabar.id, terlihat perahu nelayan hilir mudik di pesiri pantai ke tengah laut mengangkut wisatawan.

"Antusiasme wisatawan bagus, alhamdulillah banyaknya pengunjung bisa dimanfaatkan sama warga di sini," ucap Bakom.

Untuk keamanan, wisatawan yang menaiki perahu dilengkapi life jaket atau pelampung. Bakom mengatakan, sewa perahu ini membayar pajak.

"Itu pake pelampung, pengaman, itu kan disuruh sama Polair, sama pak Kepala Desa, lifeguard penjaga pantai, itu kan demi keamanan supaya gak hanyut, itu bayar pajak, pengunjung kadang mau kadang nggk pakai pelampung," kata Bakom.* (M Rizal Jalaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved