Imbas PSM Makassar Tak Dapat Dana Pembinaan Setelah Juara, Erick Thohir Minta LIB Lakukan Audit

Erick Thohir meminta PT Liga Indonesia Baru melakukan audit dan menyampaikan secara terbuka mengenai pembagian kompensasi dari hak siar.

Editor: Giri
pssi.org
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. 

TRIBUNJABAR.ID - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, meminta PT Liga Indonesia Baru melakukan audit dan menyampaikan secara terbuka mengenai pembagian kompensasi dari hak siar serta sponsor menjelang Liga 1 2023-2024.

"Audit ini diperlukan agar terjadi kejelasan dan perbaikan pada pengelolaan keuangan pada seluruh pemangku kepentingan persepakbolaan Indonesia. Saya akan lakukan bersih-bersih (baik di Liga maupun PSSI). Harus bisa dipertanggungjawabkan. Apa yang di Liga dan apa di PSSI. Semua harus terbuka agar tidak saling menyalahkan atau menjatuhkan. Baik Liga, PSSI, maupun klub," ujar Erick saat jumpa pers dengan media di PSSI, Jakarta, Rabu (19/4/2023), dilansir pssi.org.

Sebelumnya, Erick menyayangkan ketidakkonsistenan pemberian bonus juara liga yang dilakukan operator, PT Liga Indonesia Baru.

Sebelumnya, PSM yang juara Liga 1 2022-2023 tidak mendapatkan uang pembinaan.

Padahal, pemain yang mendapatkan gelar individu diganjar uang pembinaan, selain trofi.

Mengenai uang pembinaan untuk sang juara memang tak dibahas di regulasi.

Baca juga: Erick Thohir Guyur PSM Makassar Bonus Rp 2 Miliar, Ini untuk Hargai Pemain dan Pelatih

Pihak PT LIB mengatakan, setiap klub hanya mendapat uang kompensasi yang diberikan setiap bulan dan semua menyetujui.

Erick menambahkan, faktor ketidakkonsisten LIB dalam hal bonus kepada juara liga menjadi pemicu perlu dilakukan audit dan penjelasan secara transparan.

Pesta juara PSM Makassar. PSM tak mendapat uang pembinaan setelah juara Liga 1 2022-2023.
Pesta juara PSM Makassar. PSM tak mendapat uang pembinaan setelah juara Liga 1 2022-2023. (ligaindonesiabaru.com)

Oleh sebab itu, sebelum Liga 1 2023-2024 yang akan berjalan Juli nanti, hal-hal menyangkut keuangan dan manajeman harus sudah dijelaskan dan jangan ada yang disembunyikan

"Saya dengar, dalam kerja sama antara LIB dengan PSSI yang sudah berjalan sebelumnya, ada pembayaran LIB ke PSSI melalui transfer. Nah, hal ini juga akan saya audit nanti, uangnya ke mana. Tanpa menyalahkan siapa-siapa. Kan mau terbuka. Apalagi sepak bola ini milik rakyat. Kami ini hanya ditugaskan untuk membersihkan," kata Erick.

Baca juga: Perasaan Rezaldi Hehanussa Setelah Membela Persija Jakarta dan Persib Bandung Dalam Semusim

Dia juga menyebutkan bahwa di Indonesia, komposisi kepemilikan liga menetapkan PSSI memiliki saham yang jumlahnya satu persen sehingga PSSI mendapatkan porsi pendapatan berdasarkan saham tersebut.

"Hal ini juga akan diaudit, termasuk digunakan untuk kepentingan apa dan dihitung sebagai penerimaan apa di PSSI pemasukan dari saham itu. Di Malaysia, federasi sepak bola memiliki saham 60 persen di liganya. Tapi di Indonesia sangat demokrasi, hanya 1 persen. Luar biasa. Namun, saya akan tetap hormati keputusan para pendahulu kita. Saya hormati kesepakatan sebelumnya," ujarnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved