Mudik Lebaran 2023

Di Majalengka, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-1 atau H-2 Lebaran, Arteri dan Tol Belum Padat

Pasalnya di momen mudik Lebaran 2023 saat ini, belum terjadi kepadatan baik di ruas tol seperti rest area maupun jalur arteri.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Ravianto
Tribun Cirebon/ Eki Yulianto
Bupati Majalengka, Karna Sobahi (tengah) saat didampingi oleh Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto 

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Polres Majalengka memprediksi puncak arus mudik yang memasuki wilayahnya akan terjadi pada H-2 dan H-1 lebaran.

Pasalnya di momen mudik Lebaran 2023 saat ini, belum terjadi kepadatan baik di ruas tol seperti rest area maupun jalur arteri.

"Perkiraan puncak arus mudik itu H-1 dan H-2 (lebaran)," ujar Kapolres Majalengka, AKBP Indra Novianto, Selasa (18/4/2023).

Hasil pemantauan sementara, peningkatan di rest area wilayah Majalengka seperti di KM 166 baru terjadi sekitar 75 persen kendaraan.

Kendati demikian, belum terjadi sampai membeludak hingga akhirnya petugas melakukan buka tutup di rest area tersebut.

Untuk mengantisipasi hal itu, kata Indra, pihaknya mendirikan sebuah pos pelayanan (posyan) dan fasilitas penunjang demi melayani masyarakat.

Kondiri ruas jalan Tol Cipali di Km 72, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (18/4/2023), mulai dipadati kendaraan pemudik.
Kondiri ruas jalan Tol Cipali di Km 72, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (18/4/2023), mulai dipadati kendaraan pemudik. (Tribun Jabar)

"Kemarin kami melakukan pengecekan sudah mulai ada peningkatan di rest area kurang lebih 75 persen, rest area sudah mulai penuh dan pengunjung sudah mulai ada."

"Di situ kami juga di posyan polres Majalengka sudah ada pelayanan kepada masyarakat mulai dari pelayanan kesehatan dan lainnya," ucapnya.

Selain itu, masih kata Kapolres, pihaknya juga menyiapkan fasilitas berupa layanan pijat kepada para pemudik.

Petugas menyasar para pengendara yang mengalami kelelahan menyetir dengan memberikan pijat refleksi secara gratis.

"Kemudian kami juga menyiapkan tukang pijat, satu untuk refleksi satu untuk pijat kaki, karena naik mobil kan pasti pegel kan nah kami siap kan kurang lebih 10 untuk melayani masyarakat. Kalau misalnya berhenti di rest area kita berikan pelayanan tersebut," jelas dia.(Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved