Wali Kota Bandung Terjerat OTT
Daftar 9 Orang yang Tertangkap KPK dalam Kasus Suap Yana Mulyana
Ghufron menyebut pihaknya mengamankan 9 orang sejak Jumat (14/4/2023) pukul 14.00 WIB sampai 21.00 WIB di Kota Bandung.
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Ravianto
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menghadirkan para tersangka empat di antaranya secara langsung hadir, dan dua orang tak dihadirkan lantaran terjangkit positif Covid-19.
Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron menyampaikan bahwa enam tersangka ditangkap di Kota Bandung, Jawa Barat, dengan dua di antaranya positif covid-19, sehingga tak dihadirkan secara langsung dalam konferensi pers.
Dua tersangka yang covid ini, ialah KR (Khairul Rizal selaku Sekretaris Dishub Kota Bandung) dan AG (Andreas Guntoro selaku Manager PT Sarana Mitra Adiguna).
Sedangkan empat tersangka yang dihadirkan, antara lain YM (Yana Mulyana selaku Wali Kota Bandung), DD (Dadang Darmawan selaku Kadishub Kota Bandung), AE (Asep selaku staf Dishub Kota Bandung), dan WD (wanda selaku staf Dishub Kota Bandung).
"Kami sampaikan para tersangka ini merupakan kasus tangkap tangan dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan suap oleh penyelenggara negara dalam proyek pengadaan CCTV dan ISP untuk layanan digital Bandung Smart City di Pemkot Bandung tahun anggaran 2022-2023," katanya, Minggu (16/4/2023).
Ghufron menyebut pihaknya mengamankan 9 orang sejak Jumat (14/4/2023) pukul 14.00 WIB sampai 21.00 WIB di Kota Bandung.
"Tiga orang lainnya dari yang sudah disebutkan tadi adalah AS (Andri Susanto selaku ajudan wali kota, RH (Rizal Hilman selaku sekpri Yana), dan SS (Sony Setiadi selaku CEO PT Citra Jelajah Informatika)."
"Dan, ada satu orang yang hadir langsung ke KPK, yakni BN (Benny selaku Direktur PT Sarana Mitra Adiguna)," ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/imbas-kena-ott-kpk-postingan-yana-mulyana-jadi-candaan.jpg)