Persib Bandung

Tiket Fisik yang Fotonya Beredar di Medsos, PT PBB Sebut Untuk Anggota Tim dan Tak Diperjualbelikan

Beredarnya foto puluhan tiket fisik laga Persib Bandung kontra Persikabo 1973, dengan kategori tribun penonton VIP Barat Selatan dan Tribun Timur

Penulis: Cipta Permana | Editor: Darajat Arianto
Istimewa
Beredar penjualan tiket fisik pertandingan Persib Bandung kontra Persikabo 1973. Menanggapi situasi tersebut, Head Communications PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhi Pratama membantah jika tiket pertandingan Persib dapat dibeli secara offline. 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, M. Adi Pratama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Beredarnya foto puluhan tiket fisik pertandingan Persib Bandung kontra Persikabo 1973, dengan kategori tribun penonton VIP Barat Selatan dan Tribun Timur, ramai di media sosial.

Bahkan, dampak dari foto tersebut munculnya adanya dugaan pola penjualan tiket dapat dilakukan secara fisik atau offline.

Padahal, selama ini bobotoh yang ingin mendapatkan tiket pertandingan, diwajibkan untuk memesan dan membelinya melalui aplikasi resmi yang telah ditentukan oleh pihak manajemen Persib Bandung.

Menanggapi situasi tersebut, Head Communications PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhi Pratama membantah jika tiket pertandingan Persib dapat dibeli secara offline.

Sebab, selama ini Persib selalu berkomitmen untuk tetap menjual tiket secara daring.

Baca juga: Pelatih dan Dua Gelandang Persib Bandung Masuk Nominasi Pemerima Penghargaan Liga 1 2022/2023

Ia pun menjelaskan bahwa, puluhan tiket dalam foto yang ramai di media sosial tersebut, merupakan tiket yang dialokasikan bagi anggota tim dan keluarga pemain yang akan menyaksikan laga pamungkas Maung Bandung di kompetisi musim ini.

"Dalam foto tiket fisik untuk pertandingan melawan Persikabo yang beredar di media sosial, itu adalah tiket itu dialokasikan untuk keluarga anggota tim Persib dan harus dibagikan, bukan untuk diperjualbelikan," ujarnya saat ditemui di Stadion GBLA, Kota Bandung, Sabtu (15/4/2023).

Adhi pun mengaku, pihaknya telah melakukan penelusuran terkait beredarnya foto tiket fisik petandingan tersebut, serta mengetahui kronologis dari asal mula peristiwa yang terjadi.

Menurutnya, dari hasil penelusuran tersebut diketahui bahwa tiket fisik pertandingan Persib vs Persikabo 1973, memang di bawa oleh salah seorang ofisial Persib yang diamanahi untuk membagikan tiket tersebut kepada pemain Persib.

Namun, tiket-tiket tersebut ada pihak yang mengambil gambar saat diletakan di atas meja, dan sebarluaskan tanpa sepengetahuan ofisial tim tersebut.

"Jadi, setelah mengambil tiket yang dialokasikaan untuk keluarga anggota tim tersebut dari bagian ticketing Persib, ofisial tim itu menyimpannya di atas meja. Nah, pada saat itu mungkin ada orang yang memotretnya dengan handphone dan menyebarkannya di medsos. Saya tidak tahu siapa orangnya," ujar Adhi.

Baca juga: Persib Bandung dan Persija Jakarta Dapat Peringatan Erick Thohir: Kalau Main Mata, Bisa Degradasi

Adhi berharap, kasus dan dugaan adanya penyalahgunaan penjualan tiket yang tidak sesuai prosedur menjadi terang benderang dan tidak terulang dikemudian hari.

Sebab, menurutnya, Persib akan terus dan tetap berkomitmen untuk menerapkan sistem penjualan tiket pertandingan secara daring.

Sebelumnya, diberitakan Tribun jabar.id, bahwa Ketua Distrik Viking ITC Kebon Kalapa, Cecep Ucinx mengungkapkan adanya dugaan peredaran tiket fisik laga terakhir Persib Bandung kontra Persikabo 1973 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang dijual offline.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved