Persib Bandung
Persib Bandung dan Persija Jakarta Dapat Peringatan Erick Thohir: Kalau Main Mata, Bisa Degradasi
Persib Bandung dan Persija Jakarta mendapat peringatan dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir agar tidak ada main mata di laga terakhir Liga 1 2022/2023.
TRIBUNJABAR.ID - Persib Bandung dan Persija Jakarta mendapat peringatan dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir agar tidak ada main mata dalam laga terakhir Liga 1 2022/2023.
Baik Persib Bandung maupun Persija Jakarta akan tampil malam ini, masing-masing melawan Persikabo 1973 dan PSS Sleman.
Persib dan Persija sama-sama masih memiliki peluang untuk finis di posisi kedua klasemen akhir Liga 1 2022/2023.
Keduanya saat ini bersaing untuk bisa finis di posisi kedua.
Pasalnya, nantinya tim yang berhasil finis di posisi kedua akan meraih tiket play-off Piala AFC 2023-2024.
Karena itu, Persija Jakarta yang saat ini berada di posisi kedua dengan mengoleksi 63 poin dari 33 laga pun masih berpeluang mendapatkan tiket.
Persib Bandung hanya menjaga jarak satu poin dari Persija dan saat ini berada di posisi ketiga klasemen.
Dengan begitu, Persib juga memiliki peluang mendapatkan tiket play-off Piala AFC.
Namun, hal itu dapat terwujud jika Persija Jakarta gagal menang atas PSS Sleman.
Baca juga: Laga Persib Bandung vs Persikabo 1973, David da Silva Bahagia Bobotoh Hadir dan Siap Raih Top Skor
Persija Jakarta bakal menghadapi PSS Sleman dalam pekan ke-34 Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (15/4/2023) pukul 20.30 WIB.
Di saat yang sama, Persib Bandung juga bakal menjalani laga terakhir pekan ke-34 dengan melawan Persikabo 1973 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Sabtu (15/4/2023) pukul 20.30 WIB.
Baik PSS Sleman maupun Persikabo 1973 sudah tidak memiliki kepentingan.
Namun, Persija dan Persib sama-sama bersaing untuk mendapatkan posisi kedua klasemen akhir Liga 1.
Menanggapi hal ini, Erick Thohir pun berharap agar dua pertandingan tersebut berlangsung dengan adil.
PSSI berharap agar tidak ada tim yang main mata atau curang dalam laga ini.
Pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu menegaskan bahwa PSSI tak akan segan menjatuhkan sanksi keras.
Menurutnya, apabila sepak bola ingin bersih, seharusnya hal-hal seperti itu tak terjadi.
Untuk itu, menurutnya, PSSI saat ini sudah sangat berkomitmen.
“Saya rasa saya bersama Pak Zainudin (Amali, Waketum PSSI) dan Exco (Komite Eksekutif) punya komitmen sepak bola yang bersih dan tentu berprestasi,” ujar Erick Thohir kepada awak media termasuk BolaSport.com, Jakarta, Jumat (15/4/2023).
“Jadi kalau ternyata liga (hari ini) ada main mata, hukumannya sangat berat," ujarnya.
Mantan presiden Inter Milan itu menegaskan bahwa hukuman berat akan diberikan oleh PSSI.
Bahkan ia menegaskan, apabila diketahui ada main mata, klub akan diberi hukuman degradasi sekaligus agar tim bisa punya rasa jera.
"Wasitnya dihukum seumur hidup, pemainnya dihukum seumur hidup, ya klubnya degradasi saja sekalian. Serius ini,” kata Erick Thohir.
“Kita sudah punya komitmen itu. Jadi tidak ada istilah main-main sekarang. Karena kita ingin menciptakan sepak bola yang bersih dan berprestasi," ujarnya.
Mantan Ketua KOI itu bahkan menyinggung soal bagaimana timnya di PSSI yang sudah mulai melakukan review pertandingan dari Liga 1 hingga Liga 3 musim ini.
Ia mengaku bahwa demi menciptakan sepak bola yang bersih dan berprestasi semua harus dimulai dengan pertandingan yang adil.
Untuk itu, ia melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
Menurutnya saat ini tim-tim dan teknologi sudah semakin canggih.
Jika dilakukan review dengan baik, maka tidak akan ada praktik pengaturan skor.
“Tadi saya saja baru ketemu dengan para pakar statistik di kantor. Itu kami sedang me-review pertandingan-pertandingan di Liga 3, Liga 2, dan Liga 1,” tutur Erick.
"Kami akan deteksi kalau ada permainan seperti itu. Kita harap ke depannya harus tidak ada (praktik pengaturan skor)," ujarnya.
Dengan ini, Erick mengingatkan agar tidak ada main mata antara tim-tim tersebut.
Pasalnya, hukuman berat siap menjerat klub apabila diketahui ada main mata. (*)
Artikel ini sudah tayang di Bolasport.com
Bojan Hodak Pastikan Federico Barba Main di Laga Persib vs Borneo, Thom Haye juga Asal tak Kelelahan |
![]() |
---|
Agenda Thom Haye Bersama Persib Bandung Hari Ini, Bobotoh Siap-siap Saksikan Debut Sang "Profesor" |
![]() |
---|
Thom Haye Sudah Datang, Peluang Jalani Debut Saat Persib Bandung Jamu Borneo FC Kian Nyata |
![]() |
---|
Persib Bandung Tak Berhenti pada Haye dan Barba, Sosok Naturalisasi Ini Bakal Dapat Wilujeng Sumping |
![]() |
---|
2 Bintang Persib Bandung 'Tumbal' Thom Haye dan Federico Barba, Dipinjam ke Persita dan Malut United |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.