Jumat, 17 April 2026

Interior Ruang Rapat Paripurna Gedung Baru DPRD Bandung Barat Habiskan Duit Rp 4,5 Miliar

Hingga saat ini pembangunan di gedung baru DPRD KBB tersebut masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan

Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Pembangunan Gedung baru DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang berlokasi di Jalan Raya Padalarang, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah telah menghabiskan anggaran yang cukup besar. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Pembangunan Gedung baru DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang berlokasi di Jalan Raya Padalarang, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, telah menghabiskan anggaran yang cukup besar.

Diketahui, pembangunan gedung wakil rakyat yang berdiri di lahan seluas 9.828 meter persegi itu secara keseluruhan menelan anggaran Rp 145 miliar, tetapi pembangunannya hingga kini belum rampung 100 persen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB, Mochamad Ridwan mengatakan, untuk tahun 2023 ini pihaknya mengalokasikan anggaran sebesar Rp 22,5 miliar yang digunakan untuk video wall ruang paripurna, pemagaran, areal parkir, dan furnitur ruang paripurna.

"Sekitar Rp 4,5 miliar digunakan buat interior ruang rapat paripurna. Kalau untuk eksterior bangunan semua sudah selesai, hanya tinggal pemagaran areal parkir kendaraan," ujarnya di Perkantoran Pemda KBB, Selasa (11/4/2023).

Sebetulnya, kata dia, hingga saat ini pembangunan di gedung baru DPRD KBB tersebut masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, seperti ruang komisi, ruang rapat banggar dan ruang anggota.

Sehingga hal itu menjadi alasan gedung baru DPRD KBB ini belum dapat digunakan untuk berkantor bagi 50 wakil rakyat yang hingga kini masih berkantor di kantor lama yang berlokasi di Tagog, Padalarang.

"Sampai saat ini masih ada pengerjaan beberapa ruangan yang belum beres. Insya Allah kalau tahun depan semua sudah rampung dan bisa dipergunakan," kata Ridwan.

Pembangunan gedung baru DPRD KBB yang terdapat 5 lantai ini mengusung konsep gunung dengan bagian atas menyerupai kubah Observatorium Bosscha dan nantinya 50 anggota DPRD akan memiliki ruangan sendiri dengan ukuran 3 kali 6,5 meter.

Ridwan mengatakan, karena bentuk bangunan gedung ini mengusung konsep gunung, maka untuk lantai 1 dan lantai 2 ruangannya lebih luas dengan ukuran 126x18 meter persegi.

"Sementara untuk lantai 3, 4, dan 5 ukurannya semakin mengecil. Jadi ruang paripurna cukup luas, bahkan bisa menampung sampai 200 orang," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved