Liga 1

Noda Setelah Guard of Honor bagi PSM Makassar, Kalah Telak dari PSIS, Begini Kata Asisten Pelatih

Juara Liga 1 2022/2023, PSM Makassar, di luar dugaan kalah dengan skor telak di tangan PSIS Semarang 0-4 pada laga pekan ke-33 di Stadion Jatidiri.

Editor: Hermawan Aksan
PSM Makassar Ofisial
Juara Liga 1 2022/2023, PSM Makassar, di luar dugaan kalah dengan skor telak di tangan PSIS Semarang 0-4 pada laga pekan ke-33 di Stadion Jatidiri Semarang, Kamis (6/4/2023) malam. 

TRIBUNJABAR.ID – Juara Liga 1 2022/2023, PSM Makassar, di luar dugaan kalah dengan skor telak di tangan PSIS Semarang 0-4 pada laga pekan ke-33 di Stadion Jatidiri Semarang, Kamis (6/4/2023) malam.

Kekalahan telak itu menjadi yang pertama yang diderita PSM Makassar pada musim ini.

Kekalahan dari PSIS juga menjadi kekalahan ketiga yang mereka diterima musim ini dan memutus catatan unbeaten PSM yang tak terkalahkan dalam 12 laga terakhir.

Selain itu, kekalahan tersebut menjadi "noda" setelah prosesi guard of honor bagi PSM Makassar sebagai juara Liga 1 2022/2023.

Baca juga: Daftar Pemain Persib Bandung dan Persita Tangerang yang Absen pada Pertandingan Nanti: 5 Dibanding 1

Namun, asisten pelatih PSM Ahmad Amiruddin mengaku tak ambil pusing dengan kekalahan telak itu.

Ahmad Amiruddin mengatakan, yang paling penting adalah pemain muda yang diturunkan di laga melawan PSIS mendapat menit bermain dan pengalaman bertanding.

Di laga tersebut, kebijakan rotasi pemain memang diterapkan oleh PSM dengan menurunkan pemain muda sejak menit awal pertandingan.

"Kami harus mengakui PSIS lebih bagus dari kami,” kata Ahmad Amiruddin.

"Dari kekalahan ini, kami masih punya kebanggaan karena beberapa pemain muda hari ini mendapat menit yang lebih, penjaga gawang, pemain tengah, yang masih belia, itu yang menjadi poin."

Meski menelan kekalahan, Ahmad Amiruddin tetap optimistis di laga terakhir PSM mampu meraih kemenangan dan melewati rekor poin Bali United saat menjadi juara musim lalu.

Di sisi lain, tim pelatih PSM juga akan mempertahankan kebijakan rotasi pemain.

"Kami berusaha untuk lebih bagus lebih dari rekor Bali United yang secara poin mereka 75 poin, kami mencoba untuk lebih dari itu," ungkap mantan asisten Borneo FC itu.

"Sambil memberikan menit lebih kepada beberapa pemain mendapatkan itu (menit bermain)," katanya.

Saat ini, PSM mengoleksi 72 poin, butuh tiga poin lagi untuk bisa menyamai poin milik Bali United tersebut.

Namun, hal itu bukan perkara mudah karena di laga penutup Liga 1 2022/2023 akan menghadapi lawan yang cukup tangguh, Borneo FC.

Gelandang PSM M Arfan meminta maaf kepada para suporter atas hasil buruk yang diderita timnya saat melawan PSIS.

"Pemain sudah berusaha semaksimal mungkin dan menunjukkan yang terbaik, tetapi hasilnya berpihak pada lawan."

"Kami sangat berterima kasih kepada suporter yang hadir," katanya. (*)

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved