Kamis, 23 April 2026

Kota Bogor Jadi Daerah Penerima Vaksin Polio Terbanyak, Ini Alasannya

Kota Bogor menjadi daerah penerima vaksinasi polio terbanyak di wilayah Jawa Barat yakni 546.000 anak

TRIBUN JABAR/SITI FATIMAH
Ilustrasi pemberian vaksin polio- Kota Bogor menjadi daerah penerima vaksinasi polio terbanyak di wilayah Jawa Barat yakni 546.000 anak 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua Tim Pelaksana Vaksinasi Polio yang juga Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi menuturkan Kota Bogor, menjadi daerah penerima vaksinasi polio terbanyak di wilayah Jawa Barat, yakni 546.000 anak.

"Untuk total penerima vaksinasi terbanyak ada di Kota Bogor, yakni 546.000 anak dan terendah Kota Banjar sebanyak 12 .000 sesuai dengan jumlah penduduk usia balita," kata Dedi Supandi ketika dihubungi, Senin (3/4/2023).

Pihaknya menegaskan stok vaksin polio untuk wilayah Jawa Barat sudah siap.

Baca juga: Imunisasi Polio Serentak di Bandung, Wali Kota Bandung Minta Semua Balita Mendapat Vaksin

Jumat lalu, vaksin datang dari Bio Farma, kemudian disosialisasikan ke kabupaten dan kota. 

Ketua Tim PKK Jawa Barat Atalia Praratya Kamil menghadiri Pencanangan Sub PIN Polio Jawa Barat, di Posyandu Mawar 11 Perum Usman, Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap melaksanakan vaksinasi polio untuk anak usia 0-59 bulan secara serentak mulai 3 April 2023.

Vaksinasi polio ini akan dilaksanakan dalam dua tahap. Pertama mulai 3-15 April dan dilanjutkan tahap kedua pada 15-27 Mei.

Ilustrasi polio - Pemdaprov Jabar terus memantau dan mewaspadai kemungkinan potensi penyebaran polio menyusul temuan satu kasus positif di Kabupaten Purwakarta.
Ilustrasi polio - Pemdaprov Jabar terus memantau dan mewaspadai kemungkinan potensi penyebaran polio menyusul temuan satu kasus positif di Kabupaten Purwakarta. (Shutterstock/Babul Hosen)

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Jabar Rochady HS Wibawa mengatakan, imunisasi harus dilaksanakan secara penuh atau dalam dua tahap agar tuntas.

"Harus full dua tahap agar tuntas melindungi balita. Sedikitnya 95 persen dari target di Jabar, yakni 3,9 juta balita harus tercapai," ujar Rochady.

Vaksinasi akan dilaksanakan di seluruh Puskesmas dan Posyandu serta tempat lain yang ditunjuk antara lain sekolah taman kanak-kanak.

Baca juga: Cegah KLB, Hari Ini Dinkes Kabupaten Tasikmalaya Berikan Imunisasi Polio Untuk 124.750 Anak

Selain itu, setelah seminggu dilaksanakan, tim akan melakukan sweeping mencari balita yang belum terjangkau vaksinasi.

Rochyadi memaparkan, vaksinasi polio berupa vaksin oral atau tetes sehingga tidak akan menimbulkan efek samping pada balita seperti badan menjadi panas atau demam.

Dari 250 juta vaksinasi di dunia tidak ditemukan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Namun memang ada kekecualian, di mana vaksin jangan diberikan kepada anak yang sedang dalam kondisi daya tahan tubuh lemah, akibat sakit panas/demam tinggi, diare atau menderita HIV.

"Vaksinator juga sudah siap untuk melaksanakan imunisasi serentak di Jabar," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved