Kamis, 30 April 2026

Wakil Bupti Karawang Aep Syaepuloh Minta Pusat Tingkatkan Infrastruktur

Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mengatakan Pemerintah Kabupaten Karawang Jawa Barat meminta pemerintah pusat membantu meningkatkan infrastruktur

Tayang:
Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Siti Fatimah
Cikwan Suwandi
Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh 

TRIBUNJABAR.ID,KARAWANG- Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat meminta pemerintah pusat membantu meningkatkan infrastruktur di wilayah Karawang, terutama akses jalan menuju kawasan industri.

Hal itu diutarakan Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, pada Jumat (10/3/2023). 

Aep menyampaikan, perhatian pemerintah pusat itu karena pencapaian investasi di Kabupaten Karawang sangat baik.

Data dari BKPM, tahun 2022, sepanjang Januari-Desember 2022, Karawang menempati peringkat ke-dua sebagai daerah yang paling banyak menjadi tempat berinvestasi.

"Prestasi tersebut juga seharusnya diiringi dengan infrastruktur jalan yang baik untuk menunjang meningkatnya investasi di Karawang," kata Aep.

Dikatakan Aep, permohonan itu juga sudah disampaikannya ketika mengungjungi ke Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Jakarta pada Kamis (9/3/2023) kemarin.

Pihaknya menyampaikan kepada Direktur Wilayah III BKPM, ibu Srie Moertiningroem bahwa pemerintah pusat perlu membantu Pemkab Karawang untuk meningkatkan infrastruktur.

Selain itu, permasalahan lain adalah permasalahan sosial yang tentu timbul di Karawang dengan predikat wilayah industri.

"Tentu, kami harap agar pemerintah pusat bisa melihat bahwa Kabupaten Karawang adalah wilayah yang sangat strategis untuk investasi. Namun, perlu untuk peningkatan infrastruktur terutama jalan menuju kawasan industri," tandasnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karawang Eka Sanatha mengatakan, secara keseluruhan, realisasi investasi pada 2022 di Karawang menempati urutan kedua setelah Kabupaten Bekasi.

Realisasi investasi di Kabupaten Bekasi sebesar 47,02 triliun, sedangkan Karawang 37,19 triliun. Kemudian di urutan ketiga Kabupaten Bogor sejumlah 15, 33 triliun,  keempat Kota Bekasi sebanyak 13,33 triliun, dan di urutan kelima ada Purwakarta mencapai 8,33 triliun.

"Berdasarkan laporan LKPM online realisas investasi di Karawang sebesar Rp 37,19 triliun dari target Rp 31 triliun atau terealisasi sebesar 124,61 persen," ujar Eka. 

Dari laporan yang diterima pemerintah daerah, ada sebanyak 10.459 tenaga kerja Karawang yang terserap selam 2022.

Dengan rincian  investasi penanaman modal asing (PMA) menyerap 8.459 pekerja atau 81 persen.

Sedangkan penanaman modal dalam negeri (PMDN) menyerap 2.000 pekerja atau 19 persen.

"Ada juga belum dilaporkan penyerapannya. Misalnya pekerja proyek yang tidak terikat langsung dengan perusahaan, " kata Eka.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved