Jembatan Penghubung Purwakarta-Subang Ambles, Warga Harus Melintas Secara Bergantian
Jalur dari arah Purwakarta ke Subang tidak bisa dilalui oleh kendaraan sehingga pengendara harus melintas secara bergantian.
Penulis: Deanza Falevi | Editor: Hermawan Aksan
Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Deanza Falevi
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Jembatan penghubung Purwakarta-Subang, tepatnya di Jalan Raya Campaka, Desa Cipinang, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, ambles pada sebagian sisinya, Senin (6/3/2023).
Akibat kejadian tersebut, jalur dari arah Purwakarta ke Subang tidak bisa dilalui oleh kendaraan sehingga pengendara harus melintas secara bergantian di sisi jalan dari arah Subang ke Purwakarta.
Menurut pantauan Tribunjabar.id di lokasi pada Selasa (7/3/2023), antrean kendaraan terjadi di Jalan Campaka sebelum jembatan penghubung Purwakarta-Subang tersebut.
Kendaraan yang didominasi oleh truk itu harus melintas secara bergantian.
Warga sekitar juga mengatur lalu lintas agar kendaraan bisa melintas dengan lancar.
Kepala Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta, Yuddy Herdiana, mengatakan bahwa jembatan mengalami kerusakan ambles bisa terjadi banyak hal.
"Curah hujan tinggi. Air tidak mengalir dengan baik di jembatan tersebut hingga terjadi genangan dan membuat jalan rusak," ujar Yuddy saat ditemui Tribunjabar.id di halaman Pemkab Purwakarta, Selasa (7/3/2023).
"Selain itu, mayoritas kendaraan yang melintas adalah truk, yang membuat jalan tersebut rusak," tambah Yuddy.
Yuddy mengatakan, saat ini jalan yang rusak pada jembatan tersebut sudah ditangani oleh Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat.
"Karena jalan itu merupakan jalan nasional penghubung Purwakarta-Subang, maka yang turun tangan langsung dinas dari Provinsi Jawa Barat," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Jembatan-penghubung-Purwakarta-Subang-ambles-Senin-632023.jpg)