Selasa, 14 April 2026

Puluhan Pekerja Asal Indramayu Telantar di Morowali, Kerja sejak Awal Tahun tapi Belum Digaji

Walau sudah bekerja sejak Januari 2023 sampai sekarang, mereka belum mendapatkan gaji. Orang yang bertanggung jawab mempekerjakan mereka justru kabur.

Istimewa/ tangkapan layar
Tangkapan layar puluhan pekerja asal Indramayu terlantar di Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Puluhan pekerja asal Kabupaten Indramayu terlantar di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Mereka awalnya dijanjikan bekerja menjadi pekerja proyek di PLTU Morowali.

Walau sudah bekerja sejak Januari 2023 sampai sekarang, mereka belum mendapatkan gaji.

Di samping itu, orang yang bertanggung jawab mempekerjakan mereka justru kabur.

Video para pekerja minta tolong ketika mendatangi Polsek Bahodopi di Kabupaten Morowali untuk bisa dipulangkan ke Indramayu pun banyak beredar di media sosial.

Mengetahui kondisi tersebut, Bupati Indramayu, Nina Agustina meminta agar para pekerja itu segera dibantu kepulangannya.

Baca juga: Kakek Ini Sudah 6 Hari Terlantar di RSUD Indramayu, Tak Ingat Keluarga, Akui dari Sukajadi Bandung

"Biar bagaimanapun mereka itu adalah warga saya. Harus segera kita selamatkan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (5/3/2023).

Dalam hal ini, pihaknya langsung memerintahkan Kasatpol PP Indramayu dan Kadis Tenaga Kerja Indramayu melakukan pengecekan dan upaya penanganan.

Termasuk berkoordinasi dengan BAZNAS Indramayu untuk kebutuhan hidup mereka di sana.

Nina Agustina juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja di daerah setempat sebagai upaya tindaklanjut.

Dari hasil pengecekan, data sementara diketahui, beberapa pekerja sudah dalam proses pemulangan.

Meski demikian, sebanyak 56 pekerja lainnya masih terlantar di Morowali.

Pemerintah daerah pun sekarang ini tengah mengupayakan pemulangan puluhan pekerja tersebut.

"Bahwasannya di sana masih ada 56 orang tenaga kerja asal Indramayu yang minta untuk segera dipulangkan ke kampung halaman," ucap dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved