Rabu, 3 Juni 2026

Penyerangan di Sukabumi

Breaking News Murid SD di Sukabumi Tewas Diduga Dibacok Gerombolan Bermotor, Pelaku Bawa Bendera Ini

korban dibacok gerombolan bersepeda motor dengan membawa bendera ukuran besar warna merah, putih, biru, peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

Tayang: | Diperbarui:
Tribun Jabar/ M Rizal Jalaludin
Jalan di Depan Taman Bunga, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, TKP Pembacokan Siswa SD hingga Tewas 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Seorang murid Sekolah Dasar (SD) berinisial R (12) meninggal dunia diduga dibacok saat perjalanan pulang di sekitar Taman Bunga, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (4/3/2023).

Seorang pedagang di sekitar TKP, Aji (40) mengatakan, korban yang merupakan murid SDN Sirnagalih tersebut setiap hari pulang sekolah jalan kaki melewati jalan Taman Bunga dari arah Pangsor ke arah Gunung Butak.

Ia mengaku melihat korban diduga dibacok gerombolan bermotor yang  membawa bendera ukuran besar warna merah, putih, biru, peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

Baca juga: Sedihnya Nenek di Cimahi, Cucunya Meninggal Setelah Dibacok Gerombolan Bermotor: Dia Bilang Sakit

"Dari arah bawah ke atas mau arah pulang. Sebaliknya ada rombongan bawa bendera, soal seragamnya saya gak tahu. Cuma sepengetahuan saya bajunya itu preman biasa-biasa aja, baju biasa, cuma dalemannya gak tahu soalnya kaya double pakaiannya, ada yang pake sweater," ucap pedagang somay itu kepada awak media di lokasi.

"Mereka bawa bendera merah putih biru kaya Belanda, besarnya 2 meter x 2 meter kayanya, besar sekali soalnya tinggi sih," jelasnya.

Aji mengatakan, korban meninggal diduga akibat dibacok senjata tajam. Terkadang, kata dia, korban dijemput di jalan saat pulang sekolah.

"Si korban yang meninggal itu iya setiap hari jalan (sini), pulang sekolah selalu dia lewat sini. Stop ojeknya gak tahu, tapi setahu saya kadang-kadang dia ada yang bantu, yang jemput dianya," kata Aji.

Informasi diperoleh, korban meninggal dunia di RSUD Palabuhanratu. Hingga berita ini terbit, Tribunjabar.id belum mendapatkan keterangan dari kepolisian.

Saat ini, aparat kepolisian setempat masih melakulan penyelidikan kasus pembacokan yang menewaskan pelajar SD tersebut.*

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved