Persib Bandung
Apa Kata Bobotoh: PSSI Jangan Cuma Urusi Mafia Bola, Perizinan Pertandingan Juga Penting
Dia mengatakan PSSI aat ini tak cuma harus mengurusi persoalan mafia bola, training center, dan sebagainya. Namun juga perhatikan izin bertanding.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bobotoh Persib Bandung di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat meminta Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memperhatikan persoalan perizinan menggunakan stadion.
Persoalan izin menggunakan stadion untuk bertanding Persib Bandung yang ketat dan cenderung sulit harus segera dibenahi.
Sebabnya, hal itu akan mengganggu baik untuk Persib sendiri maupun tim lawan tandingnya.
"Ini PR penting yang sekarang ini izin memang sangat susah," kata Ketua Viking Club Distrik Sumedang, Hendri Darmawan kepada TribunJabar.id, Kamis (2/3/2023).
Hendri berharap PSSI mendengar suaranya.
Dia mengatakan PSSI aat ini tak cuma harus mengurusi persoalan mafia bola, training center, dan sebagainya. Namun juga perhatikan izin bertanding.
"Tapi juga soal izin pertandingan dan izin penonton, jadi poin penting," katanya.
Laga "El-Clasico" Persib vs Persija di GBK, dalam lanjutan Liga 1 2022-2023 batal digelar.
Sejatinya kedua tim ini akan bertanding pada Sabtu (4/3/2023). Namun, GBK akan dipakai konser grup musik Blackpink pada 11-12 Maret ini, sehingga tidak bisa dipakai untuk bertanding sepakbola.
"Soal izin ini paling membuat 'kena mental', izin kadang keluar H-1, bagaimana tidak panik?"
"Kalau tak bisa menggelar pertandingan pasti kena WO dan poin dikurangi," kata Hendri.
Selain di GBK, Persib vs Persija rencananya akan menggunakan Stadion Candrabhaga di Bekasi.
Namun, pihak kemanan di wilayah ini tak memberi izin.(Laporan Kontributor TribunJabar.id Kiki Andriana dari Sumedang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/202302189dna_Persib_06.jpg)