Selasa, 21 April 2026

Adhikarya

Anggota DPRD Jabar Toni Setiawan: Sekolah di Daerah Perbatasan Masih Menjadi Keluhan Warga

Anggota DPRD Jabar Toni Setiawan mengatakan bahwa sekolah di daerah perbatasan masih menjadi keluhan warga

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Siti Fatimah
Lutfi Ahmad Mauludin
Anggota DPRD Jawa Barat, Toni Setiawan saat reses. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- SMA atau SMK, terutama sekolah negeri masih menjadi keluhan masyarakat di daerah perbatasan wilayah Kabupaten Bandung, seperti Cilengkrang dan Cimenyan.

Menurut Anggota DPRD Jawa Barat, Toni Setiawan, dengan anggaran pendidikan yang cukup besar, memang fasilitas pendidikan sedikit meningkat. 

"Cuman SMA dan SMK ini kebanyakan berada masih di perkotaan, tapi ada kecamatan atau desa di pinggiran dan jumlah penduduknya banyak," ujar Toni, saat dihubungi tribun jabar, Kamis (16/2/2023).

Anggota DPRD Jawa Barat Komisi V, Toni Setiawan
Anggota DPRD Jawa Barat Komisi V, Toni Setiawan ()

Toni mengaku, saat pihaknya melakukan reses di Cilengkrang dan Cimenyan, Kabupaten Bandung, yang berbatasan dengan Kota Bandung, banyak warga yang mengeluhkan tak adanya SMA atau SMK negeri di wilayah tersebut.

"Untuk masuk SMA atu SMK negeri menggunakan sistem zonasi, sedangkan di Cilengkrang dan Cimenyan tak ada. SMA atau SMK Negeri adanya, di Kota Bandung, sehingga mereka sulit untuk sekolah di negeri," kata Toni, yang merupakan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat.

Sehingga di daerah seperti itu, Kata Toni, harus didirikan sekolah negeri.

"Di Cilengkrang dan Cimenyan saja sulit, apalagi masyarakat yang berada di pinggiran Ciwidey dan Rancabali sana," ujar dia.

Anggota DPRD Jawa Barat yang merupakan Ketua Fraksi Partai Demokrat, Toni Setiawan
Anggota DPRD Jawa Barat yang merupakan Ketua Fraksi Partai Demokrat, Toni Setiawan ()

Toni mengaku, setelah melakukan empatkali reses dalam sepekan ini, masih ada aspirasi masyarakat terkait pendidikan.

"Selain lokasi di perbatasan terkait pendirian sekolah, dalam pendidikan ini proses PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) masih dikeluhkan warga," kata Toni.

Toni mengatakan, dalam PPDB ini masih banyak hal kurang baik terjadi.

"Ada tim saber pungli, harus lebih ditingkatkan, pengawasan terhadap PPDB," katanya

Tentu dengan adanya spirasi tersebut, Toni mengaku, akan menyampaikan dan mengkomunikasikan dengan dinas terkait, untuk mendapatkan solusinya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved