Kamis, 4 Juni 2026

Traffic Light Diaktifkan di Simpang Lieur Kota Bandung, Atasi Semrawut dan Banyaknya Kecelakaan

Traffic light (lampu lalu lintas) di simpang lima Jalan Belitung-Bangka-Lombok, Kota Bandung, diaktifkan mulai Jumat (10/2/2023).

Tayang:
Penulis: Tiah SM | Editor: Giri
Tribun Jabar/Tiah SM
Suasana di simpang Jalan Lombok-Bangka-Belitung saat diaktifkannya traffic light, Jumat (10/2/2023). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Traffic light (lampu lalu lintas) di simpang lima Jalan Belitung-Bangka-Lombok, Kota Bandung, diaktifkan mulai Jumat (10/2/2023).

Pengaktifan lampu merah membuat sebagian pengguna kendaraan masih bingung karena tak melihat alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) berupa traffic light sehingga banyak menerobos lampu merah.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rijal, mengatakan, lampu lampu lalu lintas di simpang Jalan Lombok-Bangka-Belitung diaktifkan lagi karena sering terjadi kecelakaan di sana.

“Dan kondisi jalan sangat semrawut sampai disebut simpang lieur," ujar Rijal, Jumat.

Rijal mengatakan, di simpang tersebut sebelumnya tidak ada traffic light sehingga pengendara sering rebutan dan terjadi gesekan bahkan tabrakan.

"Selain pengaktifkan lampu lalu lintas juga ada rekayasa jalan yaitu Jalan Lombok yang semula kendaraan bergerak dari selatan (dari arah Kantor Kecamatan Sumur Bandung) ke utara (menuju Stadion Siliwangi/Jalan Lombok Utara) kita balik arah menjadi dari utara ke selatan,” ujar Rijal.

Rijal mengatakan, nantinya kendaraan yang dari arah selatan di depan Kantor Kecamatan Sumur Bandung belok kiri ke Jalan Banda.

“Jadi Jalan Banda (area bawah) yang semula dua arah menjadi satu arah. Dari kantor kecamatan menuju Lapangan Saparua,” ujarnya.

Menurut Rijal, waktu siklus lampu lalu lintas tiap kaki simpang, merahnya masing-masing 25 detik. Sehingga total waktu siklus lampu lalu lintas di simpang Jalan Lombok-Jalan Bangka-Jalan Belitung sebanyak 100 detik.

Rijal mengatakan, pihaknya akan kembali melakukan pengecatan marka, baik zebra cross maupun marka tengah dan marka tepi di simpang tersebut.

Hal ini dilakukan untuk membagi jalur. Sehingga tidak ada kendaraan yang mengambil jalur yang berlawanan karena itu berisiko.

Dengan dioperasikannya traffic light di simpang lieur ini, Rijal mengaku masih banyak menerobos lampu merah karena tidak melihat maklum baru hari pertama.

Diharapkan, dengan adanya pemasangan traffic light di simpang lieur maka kejadian kecelakaan lalu lintas berkurang drastis atau bahkan sampai zero. Kemudian, pola arus kendaraannya lebih mengalir dan tertib, tidak mengunci di tengah.

Camat Bandung, Wahyu Rinjaningsih, mengucapkan terima kasih kepada dinas perhubungan dan kepolisian yang telah mengaktifkan traffic light simpang Lombok-Bangka- Belitung.

"Mudah-mudahan adanya traffic light membuat nyaman pengendara dan lalu lintas lancar tak ada kecelakaan," ujar Wahyu. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved