Pangandaran Akan Punya Tempat Wisata Baru, Namanya Karinjing Forest, di Sini Lokasinya
Karinjing forest yang masih dalam penataan ini, akan lebih menonjolkan ke wisata alamnya.
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Pangandaran merupakan satu daerah di Jawa barat yang menjadi tujuan para wisatawan.
Selain pantainya, di Pangandaran juga ada tempat wisata tirta dan spot wisata baru lainnya.
Karena menjadi tujuan wisatawan, tak heran jika sejumlah warga di Pangandaran berinovasi membuat Wahana wisata baru.
Seperti halnya yang dilakukan warga dan Pemerintah Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran.
"Kami disini, dari pemerintah Desa bersama pengurus Desa wisata Bagolo akan membuka wahana baru yang dinamakan karinjing forest," ujar Herli Suherli satu perangkat Desa di Desa Bagolo kepada Tribunjabar.id, Jum'at (3/2/2023) pagi.
Karinjing forest yang masih dalam penataan ini, akan lebih menonjolkan ke wisata alamnya.
"Nanti, seluruh kalangan mulai dari anak kecil, remaja, dewasa maupun orang tua bisa menikmati wahana yang ada di karinjing forest," ucapnya.
Rencananya, di Karinjing Forest ada sarana wisata seperti outbound, flying fox, sepeda gantung dan ayun - ayunan.
Selain itu, nanti ada camping ground dan fasilitas - fasilitas pendukung lainnya yang bisa dinikmati wisatawan.
"Nanti juga, ada flying ground untuk anak - anak kecil yang ingin bermain di sekitaran karinjing forest," katanya.
Kemudian, ada tambahan spot wisata Curug yang mengarah ke Pantai Karapyak dan tentu menjadi ikon wisata jarinjing forest.
"Selain itu, insyaallah nanti ada motor mini trail untuk wisatawan yang suka adventure," ucap Herli.
Untuk mencapai lokasi wisata Karinjing forest, dari jalan raya nasional Pangandaran persimpangan bundaran Emplak itu hanya sekitar 3 kilometer.
"Sebelum pintu masuk objek wisata pantai Karapyak, Karinjing forest ada di sebelah kanannya. Jadi, tempatnya tidak jauh," ujarnya.
Targetnya, sebelum bulan suci ramadan, wisata karinjing forest bisa dibuka dan dikunjungi oleh wisatawan. "Paling lambat, setelah lebaran bisa dikunjungi," ucap Herli.
Untuk tiket, sementara ini pihaknya belum bisa menargetkan harga tiket masuk ke karinjing forest.
"Paling, hanya infak. Karena, kalau membeli tiket, fasilitas di kita semuanya sudah harus mumpuni. Kita tidak mentarget harga tiket, cuma paling di jasa parkir dan infak," katanya.(Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Karinjing-forest-pangandaran.jpg)