Sabtu, 18 April 2026

Puluhan Anak Punk Terjaring Operasi Pekat Satsamapta Polresta Cirebon, Diajak Berselawat dan Mengaji

Satuan Samapta Polresta Cirebon menjaring puluhan anak punk dalam operasi penyakit masyarakat (pekat), Kamis (2/2/2023).

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Giri
Tribun Cirebon/Ahmad Imam Baehaqi
Anak punk yang terjaring razia saat dikumpulkan di Barak Dalmas Satsamapta Polresta Cirebon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (2/2/2023). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Satuan Samapta Polresta Cirebon menjaring puluhan anak punk dalam operasi penyakit masyarakat (pekat), Kamis (2/2/2023).

Mereka digiring ke Barak Dalmas Satsamapta Polresta Cirebon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, untuk didata dan dibina.

Dalam razia itu, para petugas menyisir sejumlah kawasan yang diindikasikan menjadi lokasi mangkalnya sekumpulan anak punk.

Di antaranya di sepanjang jalur Pantura Kabupaten Cirebon, dari simpang empat Plered, Plumbon, Jamblang, Palimanan, Arjawinangun, dan lainnya.

Bahkan, petugas pun sempat mengejar sejumlah anak punk yang mencoba kabur saat melihat kedatangan rombongan polisi.

Di Barak Dalmas Polresta Cirebon, para petugas mengajak puluhan anak punk tersebut untuk berselawat bersama dan mengaji Al-Qur'an.

Baca juga: WNA Malaysia Sempat Jadi Sopir Taksi Online di Cirebon, Ditangkap Setelah Overstay Hampir 7 Tahun

Wakasat Samapta Polresta Cirebon, AKP Suhada, mengatakan, pembinaan itu untuk mengajak para anak punk yang terjaring razia agar tidak turun ke jalan lagi.

Menurut dia, dalam razia kali ini sebanyak 23 anak punk berhasil diamankan jajarannya. Dari jumlah itu, lima di antaranya berjenis kelamin perempuan.

"Operasi pekat ini dilaksanakan untuk menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polresta Cirebon," ujar Suhada saat ditemui seusai kegiatan.

Pihaknya mengakui, sasaran utama operasi tersebut ialah kalangan anak punk yang kerap berkeliaran di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Cirebon.

Baca juga: Nunung Takut Jalani Kemoterapi Setelah Divonis Kanker Payudara, Ingat Kondisi Kakak

Penertiban anak punk itu didasari laporan masyarakat, yang merasa resah karena kerap meminta uang secara paksa kepada pengendara.

"Para pengguna jalan resah melihat keberadaan mereka di lampu merah, dan sebagian anak punk yang terjaring razia ini berasal dari luar Cirebon," kata Suhada. (*)

Baca berita lainnya di GoogleNews

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved