Nur Ternyata Selingkuhan Kompol D, Sang Oknum Polisi Sudah Ditempatkan di Patsus
Ia mengaku sebagai istri dari seorang penyidik Polda Metro Jaya, Kompol D, yang sedang menangani kasus pembunuhan Serial Killer Supranatural Wowon
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kasus kecelakaan maut seorang mahasiswi Cianjur bernama Selvi Amalia Nuraeni yang dilindas mobil di Jalan Raya Bandung berbuntut panjang.
Pelindas mobil melarikan diri dan kini yang diduga melindas sudah ditahan.
Kasus itu berbuntut karena penumpang mobil yang diduga melindas itu mengaku sebagai istri anggota polisi yang saat itu ada dalam iring-iringan pengawalan.
Mobil Audi A8 itu sendiri disebut berusaha masuk dalam iring-iringan mobil polisi sebelum akhirnya diduga malah melindas Selvi.
Sang penumpang, Nur (23 tahun) mengaku sudah meminta ijin pada suaminya yang ada di dalam iring-iringan untuk ikut masuk.
Ia mengaku sebagai istri dari seorang penyidik Polda Metro Jaya, Kompol D, yang sedang menangani kasus pembunuhan Serial Killer Supranatural Wowon cs.

Namun, belakangan diketahui status Nur dan Kompol D diduga adalah pasangan selingkuh.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan hal tersebut.
Trunoyudo menjelaskan, Kompol D ternyata memang memiliki hubungan istimewa dengan Nur sejak tahun lalu.
Baca juga: Sugeng Yakin Dia Kendarai Mobil Audi A8 Bukan A12 seperti yang Difoto, Pelat Nomor Juga Beda
"Kompol D menjalin hubungan istimewa selama kurang lebih delapan bulan sejak bulan April 2022," katanya kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (30/1/2023).
Trunoyudo menuturkan, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri telah melakukan penyelidikan dengan pemeriksaan saksi dan alat bukti.
Hasilnya, Kompol D telah melanggar kode etik profesi Polri, yang saat ini tengah didalami oleh Bidang Propam Polda Metro Jaya.
"Melanggar kode etik profesi Polri berupa menurunkan citra Polri."
"Pasal 5 Ayat 1 huruf B dan etika kepribadian berupa melakukan perbuatan perzinaan atau perselingkuhan Pasal 13 huruf F Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri," jelasnya.
Saat ini, kata Kompol D telah ditempatkan di tempat khusus (patsus).
"Saat ini pimpinan Polri telah mengambil tindakan tegas untuk penempatan khusus selama 21 hari Kompol D di Polda Metro Jaya," terangnya.
Trunoyudo menegaskan, mobil Audi A8 yang ditumpangi Nur bukan bagian dari iring-iringan polisi.
Sementara terkait kasus penggunaan pelat nomor palsu, kata Trunoyudo, itu merupakan bagian penyidikan dari Polres Cianjur.
"Karena locus delicti-nya di Cianjur, tentu proses penyidikan di Polres Cianjur."
"Polda Metro Jaya hanya menangani kasus pelanggaran kode etiknya," jelasnya.
Pengakuan Nur
Sebelumnya, Nur mengaku sebagai istri penyidik Polda Metro Jaya, Kompol D.
Nur, bahkan disebut-sebut sebagai istri kedua dari Kompol D.
Saat dikonfirmasi, Nur membantah dirinya menerobos iring-iringan mobil polisi.
Menurutnya, atas izin dari suaminya, mobil yang ditumpanginya ikut dalam iring-iringan rombongan Polda Metro Jaya.
Saat itu, rombongan akan melakukan pengembangan terkait kasus pembunuhan Wowon cs di Ciranjang.
"Saya ikut iring-iringan di belakang atas izin dari suami saya, jadi bukan kendaraan yang sengaja masuk atau menerobos rombongan," ujarnya.
Baca juga: Fakta Sopir Mobil Audi Penabrak Selvi Amalia Ditahan: Sempat Jadi DPO, Kini Terancam 6 Tahun Penjara
Sementara terkait mobil Audi berwarna hitam itu, Nur menyebut kendaraan itu milik sang suami.
Nur mengaku baru menggunakan mobil tersebut sebanyak tiga kali.
"Mobil itu punya suami, jadi saya tidak tahu menahu waktu itu saya dipinjemin mobil itu."
"Karena mobil saya lagi di bengkel kalau untuk pelat nomor mobilnya gimana itu saya enggak tahu sama sekali yang tahu suami saya," jelasnya.
(Tribunnews.com/Nanda Lusiana/Abdi Ryanda Shakti/Garudea Prabawati)
selingkuhan
Kompol D
tabrak lari
Selvi Amalia Nuraeni
kecelakaan maut
Nur
anggota polisi
pembunuhan berantai
Detik-detik Sepeda Motor Dihantam KA Argomurya di Cirebon, Pengendara Tewas |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut di Pantura Indramayu, 2 Pemotor Tewas Tertabrak Truk Tangki yang Oleng |
![]() |
---|
Di Tengah Panen 1.250 Kg Melon, Lapas Kelas I Sukamiskin Resmikan Sekretariat Jatara |
![]() |
---|
Remaja Cisayong Tewas dalam Kecelakaan Maut di Indihiang Tasikmalaya, Motornya Dihantam Doa Ibu |
![]() |
---|
Liburan di Gunung, Polisi Garut Malah Temukan Pendaki Hipotermia, Jadi Misi Penyelamatan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.