Tempat Pembuatan Sabu di Ciwidey Bandung Digerebek Polisi, Pelaku Belajar Meracik Sabu dari Internet

Sebuah rumah di Kampung Ciseupan, Desa Panyocokan, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, digerebek polisi karena dijadikan tempat membuat sabu-sabu

TRIBUNJABAR.ID/LUTFI AHMAD MAULUDIN
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo mengungkapkan, pihaknya berhasil mengungkap dan menemukan pabrik sabu-sabu atau home industri pembuatan sabu di Kampung Babakan Mande, Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Kamis (19/1/2023). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebuah rumah di Kampung Ciseupan, Desa Panyocokan, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, digerebek polisi karena dijadikan tempat pembuatan sabu-sabu.

Rumah semi permanen tersebut berada di permukiman padat.

Menuju tempat itu pun harus melewati gang.

Di depan rumah tersebut juga terdapat peralatan las yang merupakan milik dari orang tua tersangka, yang sehari-harinya memang bekerja sebagai tukang las.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo mengungkapkan, pihaknya berhasil mengungkap dan menemukan pabrik sabu-sabu atau home industri pembuatan sabu.

"Kegiatan di dalam rumah atau yang disebut Clandestine lab tersembunyi. Pembuatan sabu dilakukan oleh tersangka dengan inisial CR (28)," kata Kusworo, di lokasi pembuatan sabu, Kamis (19/1/2023).

Baca juga: Wanita Muda Indramayu Ditangkap di Depan Mushola, Ternyata Punya Bisnis Jualan Sabu Bersama Tetangga

Menurut Kusworo, tersangka sudah dua tahun meninggalkan Ciwidey, Kabupaten Bandung dan bekerja di Bali.

"Di Bali tersangka bekerja di proyek dan di sebuah klub malam. Kemudian kembali ke Ciwidey, Kabupaten Bandung ini baru 8 hari," ujar Kusworo.

Ia menambahkan, dalam 8 hari ini tersangka tidak langsung bekerja membuat sabu.

Begitu datang, hari pertama langsung pesan barang-barang bahan pembuat sabu melalui situs media online.

"Barang-barang yang dipesannya tiba pada hari keempat. Di hari kelima dan keenam mulai bekerja, meracik dan di hari ke delapan saat kami melakukan penangkapan, itu sudah memiliki hasil dari pembuatan sabu," ucap dia.

Kusworo menjelaskan, bahan-bahan yang dibelinya mulai dari obat-obatan, kemudian soda api, metanol, cairan aseton, cairan tonewen, griserol, HCL, pupuk KN03 putih, soda api, garam kasar, dan neonapasin.

Baca juga: Sabu-sabu 1,5 kg Siap Edar Digagalkan Aparat Polrestabes Bandung, Tersangka Ngaku Dapat Rp 20 Juta

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved