Wawancara Khusus

Wawancara Khusus Puan Maharani: Siap Jika Ditugaskan Jadi Capres

Simak wawancara khusus Puan Maharani terkait capres dan cawapres yang akan diusung PDI Perjuangan (PDIP).

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua DPR RI Puan Maharani saat diwawancarai oleh Tribun Network di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1/2023). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Simak wawancara khusus Puan Maharani terkait capres dan cawapres yang akan diusung PDI Perjuangan (PDIP).

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa soal nama calon presiden (capres) merupakan kewenangan dirinya.

Megawati turut menyindir sejumlah pihak yang mendorong-dorong dirinya untuk segera mengumumkan nama capres dari PDIP.

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik, Puan Maharani, membeberkan stategi partai dalam mempersiapkan capres dan cawapres yang akan diusung partainya.

Baca juga: Wawancara Eksklusif Puan Maharani, Soal Kudatuli sampai Pertemuannya dengan Ibu-ibu di Medan

Termasuk, membuka keran komunikasi dengan partai politik lain.

Hal itu diungkapkan Puan Maharani saat sesi wawancara khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra di Ruang Ketua DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (11/1).

Sejauh mana komunikasi yang sudah dilakukan PDIP kepada parpol lain?

Ya tentu tentu saja itu bukan sesuatu yang mudah, saya memahami hal tersebut untuk semua partai. Karena tentu saja untuk bergabung perlu ada cita-cita yang sama, visi yang sama dan belum lagi kesepakatan, siapa yang kemudian akan dicapres – cawapres-kan. Jadi ini sepertinya semua partai lagi nenunggu dan berpikir sama untuk menuju tahun 2024.

Jika nantinya Ketum PDIP memutuskan Anda untuk menjadi capres?

Tentunya sebagai kader saya harus siap apabila nantinya ditunjuk oleh Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri untuk menjadi calon presiden di 2024. Tentu kesiapan saya diukur bahwa saya merupakan kader partai. Di mana, kader partai harus siap jika diberi tugas oleh Ketua Umum.

Mbak Puan, satu pertanyaan penting banyak orang karena PDIP adalah partai pemenang pemilu dan dia bisa mencalonkan presiden dan wakil presiden tanpa harus berkoalisi. Apa yang telah disiapkan DPP PDIP dan Ketua Umum tentu saja, untuk proses itu?

Ya alhamdulillah, PDI Perjuangan sudah mempunyai tiket, orang mengatakan tiket untuk maju nyapres. Tapi kita tetap membuka ruang dan pintu seluas-luasnya untuk bisa membangun komunikasi bahkan bergabungnya partai yang lain untuk bersama-sama dengan PDI Perjuangan.

Ya tentu tentu saja itu bukan sesuatu yang mudah, saya memahami hal tersebut untuk semua partai. Karena tentu saja untuk bergabung perlu ada cita-cita yang sama, visi yang sama dan belum lagi kesepakatan, siapa yang kemudian akan dicapres - cawapres. Jadi ini sepertinya semua partai lagi nenunggu dan berfikir sama untuk menuju tahun 2024.

Jadi ya silaturahmi tetap saya lakukan. Tahun 2022 lalu, saya bersilahturahmi berkunjung ke Ketua Umum partai lain. Saya yang dateng, karena saya mengatakan bahwa saya yang akan datang, karena bukan ketum PDI Perjuangan, tetapi saya ditugaskan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan. Saya jadi menemui ketua umum tersebut dengan meraka. Itu saya lakukan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved