10.000 Bibit Buah Dibagikan Relawan Ganjar Pranowo ke Para Petani di Bandung Utara
Relawan Ganjar Pranowo membagikan 10.000 bibit buah-buahan untuk petani di wilayah Bandung Utara. Gerakan politik ini sebagai langkah konservasi alam
Penulis: Oktora Veriawan | Editor: Oktora Veriawan
BANDUNG, TRIBUN – Untuk menghadapi krisis pangan dan perubahan iklim (climate change) diperlukan satu gerakan politik yang tepat sasaran. Seperti yang dilakukan oleh Relawan Ganjar Pranowo yang melakukan gerakan politik yang mengedukasi rakyat guna menghadapi krisis pangan dan perubahan iklim.
Menurut Juru bicara Relawan Ganjar Pranowo, Prof.Dr. Dedy Djamaludin Malik, yang juga merupakan Pakar Komunikasi Bandung, gerakan politik tersebut harus dilakukan dengan melibatkan para petani di perdesaan karena produsen pangan ada di perdesaan. Selain itu, jika melibatkan petani, maka proses perbaikan lingkungan akibat krisis ekologi juga bisa tercapai.
Gerakan politik tersebut tak hanya sebatas rencana saja. Relawan Ganjar Pranowo membuktikan kerja nyatanya pada Jumat 6 Januari 2023 lalu. Relawan Ganjar Pranowo yang dipimpin oleh Dedy Djamaludin Malik berbagi 2.000 pohon di tiga kampung, yaitu Pasir Kiara, Babakan, Cisanggarung Desa Cikadut Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung.
“Kami dari relawan Ganjar Pranowo di Bandung Raya merasa berkepentingan dengan perubahan sosial. Krisis pangan dan ekologi harus direspons. Politik tidak boleh hanya mengejar elektabilitas, melainkan harus benar-benar mengarah pada solusi atas problem,” kata Dedy Djamaluddin Malik, Jumat (6/1/ 2023), mengomentari kegiatan relawan yang menyebarkan bibit buah-buahan di Kawasan Bandung Utara selama dua pekan terakhir ini.
Deddy mengatakan, Ganjar Pranowo yang saat ini ia harapkan memimpin Indonesia benar-benar bisa memberi contoh dengan kerja keras sekaligus kerja cerdas. Kerja keras yang dimaksud adalah usaha semaksimal mungkin mengusahakan solusi atas problem yang terjadi di masyarakat. Sedangkan kerja cerdas adalah setiap program yang dijalankan tersebut bisa memberi dampak jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.
“Contohnya ya ini dengan membagi bibit buah-buahan. Kawasan Bandung Utara dilanda krisis ekolgi yang hebat. Para petani butuh kelangsungan budidaya. Kita juga melihat krisis pangan dan banyak penduduk masih kurang gizi. Salahsatu solusinya adalah menyebarkan sebanyak mungkin bibit buah-buahan kepada petani,” terang Cendekiawan Muslim ini.
10.000 bibit menyebar di Bandung Utara
Gerakan politik dalam menghadapi krisis pangan dan perubahan iklim diwujudkan dengan melaksanakan konservasi lingkungan di kawasan Bandung Utara. Seperti yang dilakukan pada Jumat (6/1/2023), sebanyak 2.000 bibit pohon dibagikan Relawan Ganjar Pranowo di tiga kampung, yaitu Pasir Kiara, Babakan, Cisanggarung Desa Cikadut Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.
Dedy Djamaludin Malik bersama pelukis Herry Dim akan berusaha mewujudkan 10.000 bibit tanaman buah-buahan yang akan disebar untuk petani di Kecamatan Cimenyan, Cileunyi dan Cilengkrang.
“Harus dipenuhi kalau kita ingin menjadikan para petani produsen pangan yang kuat sekaligus sebagai aktor perubahan lingkungan. Semoga masih akan kita dapatkan bibit buah-buahan lebih banyak,” kata Herry.
Menurut Herry Dim, bibit untuk petani merupakan kebutuhan mendasar. Dedy Djamaludin Malik dan Herry Dim selama ini memang bergiat untuk konservasi lingkungan di Bandung Utara
“Sepuluh ribu bibit yang kami bagikan bulan Desember 2022 dan bulan Januari 2023 meliputi sukun, mangga, matoa, durian, jeruk, nangka, cempedak, sirsak, pepaya. Semoga berhasil tumbuh,” kata Herry.
Ada dua kriteria bibit, kata Herry Dim, satunya harus berusia cukup untuk perumbuhan, biasanya berusia minimal satu tahun. Kriteria kedua jenis bibitnya harus dari hasil okulasi supaya petani tidak terlalu lama menunggu hasilnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/relawan-ganjar-bagi-bibit-1.jpg)