Jelang Pemilu 2023, Kemenag Kota Cirebon Larang Rumah Ibadah Digunakan untuk Aktivitas Politik

Di momen tahun politik tersebut penggunaan tempat ibadah untuk kegiatan politik tergolong cukup sensitif.

tribunjabar/ahmad imam baehaqi
ILUSTRASI - Masjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cirebon melarang tempat ibadah digunakan untuk aktivitas politik, khususnya menjelang Pemilu 2024.

Kepala Kemenag Kota Cirebon, Saifuddin Jazuli, mengatakan, hal tersebut sesuai pesan yang disampaikan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas.

"Menjelang tahun politik ini, Gus Men berpesan tempat jangan digunakan untuk kegiatan politik," kata Saifuddin Jazuli saat ditemui usai Upacara Hari Amal Bhakti ke-77 di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Selasa (3/1/2023).

Baca juga: Partai Amien Rais Lolos Jadi Peserta Pemilu 2024, Banyak Kader Garut yang Menangis, Besok Syukuran

Ia mengatakan, pesan tersebut berlaku untuk agama apapun, tempat ibadah apapun, dan partai politik mana pun.

Pasalnya, di momen tahun politik tersebut penggunaan tempat ibadah untuk kegiatan politik tergolong cukup sensitif.

"Dikhawatirkan terjadinya hal-hal tidak diinginkan, sehingga tempat ibadah tidak boleh digunakan untuk kegiatan politik apapun," ujar Saifuddin Jazuli.

Pihaknya juga diminta turun ke berbagai lapisan masyarakat untuk mengedukasi pentingnya membiasakan bersikap biasa saja meski berbeda pilihan politik.

Pria yang akrab disapa Asep itu pun menyampaikan, sikap tersebut bertujuan untuk menjaga persatuan dan kesatuan NKRI, khususnya di momen Pemilu 2024.

"Gus Men juga meminta Kemenag di berbagai daerah untuk jika ada hal-hal yang berpotensi runcing, maka harus ditumpulkan," kata Saifuddin Jazuli.

Selain itu, di momen Hari Amal Bhakti ke-77, Kemenag juga menyerukan untuk selalu menjaga kerukunan, terutama menjelang tahun politik seperti sekarang.

Karenanya, Asep mengimbau masyarakat Kota Cirebon selalu menjaga kerukunan dan bersikap biasa saja terhadap perbedaan pilihan politik.

Baca juga: Crazy Rich Grobogan Siapkan Dana untuk Warga yang Terancam Gagal Dibedah Rumah karena Isu Politik

Sumber: Tribun Cirebon
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved