Minggu, 19 April 2026

Belanda Minta Maaf soal Perbudakan, Wapres Ma'ruf Amin: Ajukan Saja Resmi kepada Pemerintah

Pemerintah Indonesia meminta Pemerintah Belanda meminta maaf secara resmi tentang perbudakan yang pernah terjadi.

Editor: Giri
Twitter/Maruf Amin
Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta pemerintah Belanda mengajukan permintaan maaf mengenai perbudakan secara resmi ke pemerintah Indonesia. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pemerintah Indonesia meminta Pemerintah Belanda meminta maaf secara resmi tentang perbudakan yang pernah terjadi.

Sebelumnya, Pemerintah Belanda melalui Perdana Menteri Mark Rutte menyampaikan permintaan maaf atas perbudakan selama 250 tahun kepada negara koloni.

"Ya, kalau dia memang itu (meminta maaf) ajukan saja resmi kepada pemerintah, nanti pemerintah akan merespons. Seperti apa responsnya kan itu nanti pemerintah memperbincangkan itu," kata Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam keterangan pers di Bali, Jumat (23/12/2022).

Ma'ruf Amin beranggapan, pernyataan maaf yang disampaikan oleh Perdana Menteri Belanda Mark Rutte itu belum resmi karena tidak ditujukan langsung kepada pemerintah Indonesia.

"Jadi kalau tidak jelas, belum resmi, itu sampaikan saja kepada pemerintah, nanti pemerintah akan merespons seperti apa," ujar Ma'ruf.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Teuku Faizasyah mengatakan, pemerintah masih menanti berbagai masukan dalam menyikapi permintaan maaf Rutte atas keterlibatan Belanda dalam perbudakan di Indonesia.

Baca juga: Permintaan Maaf Belanda atas Perbudakan ke Negara Koloni, Termasuk Indonesia, Selama 250 Tahun

"Terkait perkembangan ini masih dimintakan masukan dari KBRI di Den Haag," ujar Faiza saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (20/11/2022).

"Belum dapat menyampaikan respons sebelum ada masukan secara komprehensif," tambah dia.

Mark Rutte pada Senin (19/12/2022) secara resmi meminta maaf atas keterlibatan negaranya dalam perbudakan selama 250 tahun.

Dia menyebutnya sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan.

Baca juga: Memenuhi Syarat, Tiga Bangunan Peninggalan Belanda di Bandung Barat Diusulkan Jadi Cagar Budaya

Permintaan maaf ini datang hampir 150 tahun setelah berakhirnya perbudakan di koloni-koloni luar negeri Belanda, termasuk Suriname di Amerika Selatan, Indonesia di timur, serta pulau-pulau Karibia seperti Curacao dan Aruba.

"Hari ini atas nama Pemerintah Belanda, saya meminta maaf untuk tindakan negara Belanda di masa lalu," kata Rutte dalam pidatonya, dikutip dari kantor berita AFP(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PM Belanda Minta Maaf soal Perbudakan, Wapres: Ajukan Resmi ke Pemerintah"

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved