Pemilihan Ketua Koni Jabar Digelar Pekan Ini, Diingatkan Agar Jauhi Politik Transaksional
Ajang pemilihan Ketua Koni Jabar periode 2022-2026 harus dipastikan tanpa melibatkan politik transaksional agar pembinaan atlet berjalan baik.
TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Ajang pemilihan Ketua Koni Jabar periode 2022-2026 harus dipastikan tanpa melibatkan politik transaksional agar pembinaan atlet berjalan baik.
Ketua Koni Jabar periode 2002-2006, Eka Santosa, menerangkan, jika ada politik transaksional dalam pemilihan Ketua Koni Jabar, dikhawatirkan produk yang dihasilkan tidak sesuai dengan yang diamanahkan.
"Jangan dimulai dengan hal-hal yang pragmatis, olahraga bisa jadi cacat," kata dia, Rabu (21/12/2022). Pemilihan Ketua Koni Jabar digelar pad 22-23 Desember di Bandung.
Menurutnya, jual beli suara harus dihindari jika pembinaan atlet berjalan baik. Ia tak segan melaporkan kasus jual beli suara jika melihat langsung.
"Kalau seperti itu, saya sarankan agar penegak hukum masuk ke situ," katanya.
Baca juga: Pengurus Cabor Sebut Jika Daud Achmad Jadi Ketua Koni Jabar, Bakal Lebih Sinergi dengan Pemprov
Menurut dia, hal ini tidak berlebihan mengingat KONI Jabar erat kaitannya dengan penggunaan dana negara.
"Selama ini kan KONI anggarannya dari APBD.," katanya.
Dia berharap kepemimpinan berikutnya mampu mengembalikan marwah KONI. Sebagai induk organisasi olahraga, menurutnya KONI harus mampu membina atlet hingga berprestasi di tingkat internasional.
"Harus bisa membentuk karakter anak bangsa yang bagus, yang punya jiwa sportivitas dan daya juang yang tinggi," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/adasdasdsada.jpg)