Bupati Sumedang Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Sawahdadap, Sebut Normalisasi Sungai Suatu Keharusan

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir bergegas menuju Desa Sawahdadap, Kecamatan Cimanggung, Rabu (21/12), sampaikan normalisasi sungai harus dilakukan

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/KIKI ANDRIANA
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mendatangi lokasi bencana banjir bandang di Desa Sawahdadap, Kecamatan Cimanggung, Rabu (21/12/2022). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Kiki Andriana dari Sumedang

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir bergegas menuju Desa Sawahdadap, Kecamatan Cimanggung, Rabu (21/12/2022).

Dia yang baru pulang beribadah umrah itu bersegera menemui warganya yang tertimpa bencana banjir bandang pada Sabtu (17/12/2022) yang akibat bencana itu sebanyak 373 orang kini harus mengungsi.

"Saya mendarat di Indonesia tadi pukul 10.00, dan sore ini bergegas ke sini. Tapi saya bersyukur Pemkab Sumedang, TNI, Polri, BPBD, dan relawan telah sigap melakukan berbagai upaya penyelamatan," kata Dony kepada TribunJabar.id.

Yang paling utama dalam menghadapi bencana adalah penyelamatan nyawa.

Bupati menyampaikan rasa prihatin atas meninggalnya dua orang dalam bencana tersebut.

Agar bencana tak terulang, Dony menyebut penanganan dengan normalisasi sungai adalah sebuah keharusan.

Baca juga: Banjir Bandang di Cimanggung Sumedang Rusak Rumah Warga, Akan Direnovasi Pemkab Sumedang

Bukan saja Sungai Cisurupan di Sawahdadap ini, namun semua daerah di Sumedang yang punya hulu sungai.

"Terus upaya pembersihan, dilakukan juga pemantauan dari hulu ke hilir, di mana saja potensi rawan longsor yang mungkin menutup aliran sungai. Ini berlaku untuk semua daerah," katanya.

Dengan demikian, akan tercipta antisipasi kejadian bencana. Dony menegaskan, antisipasi sangat perlu sebab dengan hal itu masyarakat akan cenderung selamat.

"Semua unsur bersatu padu untuk antisipasi bencana, saling menguatkan, termasuk juga peran media sangat penting," katanya.

Bupati mengatakan, pembersihan sumbatan sungai terus berlanjut. Memang pada hari kelima pasca-banjir ini pembersihan belum maksimal, namun telah terlihat perubahannya.

Baca juga: Kisah Zaenudin Dikejar Lumpur Setinggi Leher Saat Banjir Bandang Sumedang, Selamat Karena Berteriak

"Bandingkan dengan kondisi awal, saat ini sudah lebih bersih dan air sudah bisa lancar mengalir tidak tersumbat," katanya. (*)

Silakan baca berita Tribunjabar.id terbaru lainnya di GoogleNews

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved