Perencanaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Rumah Sakit Melalui Pelatihan Aplikasi Software

Tenaga kesehatan merupakan setiap individu yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan/atau keterampilan melalui pendi

Istimewa
Foto Bersama Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bhakti Kencana dengan Tenaga Kesehatan di RSUD dr. Slamet Garut 

Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bhakti Kencana Bandung

TRIBUNJABAR.ID, Tenaga kesehatan merupakan setiap individu yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan/atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan agar dapat melaksanakan upaya kesehatan.

Oleh karena itu tenaga kesehatan memegang peran penting dalam kualitas pelayanan kesehatan, salah satunya adalah di tatanan rumah sakit. Dalam memberikan asuhan pelayanan kepada pasien, dibutuhkan tenaga kerja yang kompeten dalam bidangnya baik secara kualitas maupun kuantitas.

Dari segi kualitas berarti tenaga kesehatan harus mempunyai ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sikap, sedangkan kuantitas berarti harus tercukupi tenaga kerja sesuai dengan beban kerja.

Beban kerja sangat mempengaruhi terhadap produktivitas tenaga kerja dalam bekerja sehingga perlu adanya kesesuaian antara jumlah tenaga kerja dengan beban kerja saat berada di pelayanan.

Rumah sakit banyak melakukan perhitungan tenaga kesehatan berdasarkan berbagai macam pendekatan. Saat ini salah satu metode yang digunakan adalah menggunakan metode workload indicators staff need (WISN) dimana perhitungannya berdasarkan beban kerja.

Hasil pengabdian kepada masyarakat ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan penelitian yang pernah dilakukan di RSUD Kota Bandung. Pada saat penelitian, penghitungan tenaga kesehatan menggunakan analisis manual.

Pada saat ini, World Health Organization (WHO) sudah meluncurkan aplikasi perhitungan WHO yang disertai dengan user manual sebagai panduannya. Fenomena ini juga terjadi di RSUD Subang dan RSUD dr. M. Slamet Garut.

Hasil wawancara dan diskusi yang disampaikan bahwa rumah sakit masih menghitung tenaga kesehatan secara manual dan masih belum terpapar dengan perhitungan beban kerja dengan metode WISN.

Oleh karena itu, diperlukan persamaan persepsi dan pemahaman dari berbagai stakeholder seperti kepala diklat, kepala bidang tenaga kesehatan terkait, bagian SDM serta kebijakan dari Direktur rumah sakit terkait dengan perhitungan SDM kesehatan yang ada di ruamh sakit. Hal ini yang mendasari pengabdian kepada masyarakat dengan ruang lingkup rumah sakit.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan secara hybrid (online dan offline) pada bulan November 2022 dengan melibatkan tiga mitra yaitu RSUD Subang, RSUD Bandung, dan RSUD dr. Slamet Garut. Pelaksanaan pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan oleh Tim Dosen Universitas Bhakti Kencana yang terdiri dari: Richa Noprianty, S.Kep., Ners., MPH., Ivan Andriyansyah, M.Pd., Soni Muhsinin, M.Si., Ina Sugiharti., S.ST., M.Kes., Ns. Winasari Dewi, M.Kep., Sri Soleha, S.ST beserta mahasiswa Universitas Bhakti Kencana yaitu Asriadi Prihandika Widianto dan Dita Husna Sabila. Adapun tahapan kegiatan dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu:

  • Pada pertemuan pertama dilakukan persamaan persepsi terkait perhitungan tenaga kesehatan yang sudah dilakukan di RSUD Subang, RSUD Bandung, dan RSUD dr. Slamet Garut. Kemudian diberikan kuesioner pre test untuk mengetahui pengetahuan peserta terkait perhitungan tenaga kesehatan berdasarkan beban kerja dengan metode WISN. Kemudian dilakukan diskusi dan tanya jawab tentang metode WISN yang dipimpin oleh Richa Noprianty, S.Kep., Ners., MPH. Pada sesi ini diberikan WISN software untuk dapat diinstall dan manual users dari WHO yang digunakan pada sesi bimtek. Pertemuan ini dilakukan secara offline.
Universitas Bhakti Kencana pada Tenaga Kesehatan di RSUD dr. Slamet Garut
Pemberian materi oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bhakti Kencana pada Tenaga Kesehatan di RSUD dr. Slamet Garut

Pertemuan kedua dilakukan secara online untuk melakukan Bimtek Aplikasi Software WISN untuk perhitungan tenaga kesehatan. Metode yang dilakukan adalah simulasi dan
praktek.

Pada sesi ini diperlihatkan kepada tenaga Kesehatan (RSUD Subang, RSUD Bandung, dan RSUD dr. Slamet Garut) cara penggunaan software serta cara menghitung tenaga kesehatan yang ada di rumah sakit dengan metode WISN dari WHO.

Universitas Bhakti Kencana dengan Tenaga Kesehatan di RSUD Bandung
Diskusi Bersama Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bhakti Kencana dengan Tenaga Kesehatan di RSUD Bandung

Selanjutnya dilakukan diskusi dan tanya jawab terkait materi yang disampaikan. Narasumber bomtek adalah salah satu dari tim PKMK UGM yaitu dr. Sandra Olivia Frans, MPH yang memaparkan terkait aplikasi WISN secara online. Di akhir sesi diberikan post test.

Bimtek secara Online untuk Tenaga Kesehatan RSUD Subang
Bimtek secara Online untuk Tenaga Kesehatan RSUD Subang, RSUD Bandung, dan RSUD dr. Slamet Garut, Bersama Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bhakti Kencana dengan Narasumber dari UGM, dr. Sandra Frans, MPH

Pertemuan ketiga dilakukan secara offline. Pada kesempatan ini menindaklanjuti dari bimtek yang sudah dilakukan dan memberikan kenang-kenangan berupa buku referensi tentang perhitungan tenaga kesehatan dengan menggunakan metode WISN serta pemberian cinderamata kepada pihak RSUD Subang, RSUD Bandung, dan RSUD dr. Slamet Garut sebagai mitra dari pengabdian kepada masyarakat.

1 Pemberian cenderamata dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat  Universitas Bhakti Kencana
Pemberian cenderamata dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bhakti Kencana
2 Pemberian cenderamata dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat  Universitas Bhakti Kencana
Pemberian cenderamata dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bhakti Kencana

Hasil yang didapat dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan kepada stakeholder dan tenaga kesehatan tentang adanya pedoman yang digunakan rumah sakit sebagai dasar perhitungan tenaga berdasarkan beban kerja sehingga aplikasi software yang ada dapat dijadikan kebijakan dalam membuat keputusan perencanaan tenaga kesehatan.

Universitas Bhakti Kencana
Universitas Bhakti Kencana ()

Terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UBK yang telah memberikan dana untuk pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat pada tahun 2022.

Universitas Bhakti Kencana
Universitas Bhakti Kencana ()

https://www.instagram.com/p/ClDcox3LZFq/?igshid=MDJmNzVkMjY=

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved